Ángel Di María, yang saat ini bermain untuk Rosario Central, memberikan wawancara eksklusif menjelang pertandingan penting antara Benfica dan Real Madrid dalam fase terakhir Liga Champions. Di María pernah memperkuat kedua klub tersebut, sehingga dirinya mengaku hatinya terbagi menjelang laga di Estádio da Luz.
Di María membela Benfica selama lima musim dan Real Madrid selama empat musim. Ia pun mengaku sulit memilih tim favorit pada pertandingan ini karena kedua klub memiliki makna istimewa baginya.
Pandangan Di María tentang Mourinho
Di María berpendapat bahwa José Mourinho adalah pelatih nomor satu dan memberikan segalanya bagi pemain dan klub. Ia mengenang bagaimana Mourinho selalu mendukungnya saat performanya kurang maksimal setelah Piala Dunia 2010.
Komentar Tentang Arbeloa
Mengenai Arbeloa, Di María menyebutnya sebagai sosok yang baik meski hubungan keduanya sempat kurang mulus di awal. Ia percaya Arbeloa kini sudah siap untuk meraih kesuksesan sebagai pelatih.
Dilema Favorit: Benfica atau Real Madrid?
Di María mengaku bingung memilih antara Benfica dan Real Madrid. Ia menyatakan, "Real Madrid hampir memastikan lolos, sedangkan Benfica sedang dalam posisi sulit. Saya bahagia di kedua klub, jadi saya tidak bisa memilih."
Kesan tentang Ronaldo dan Messi
Mengenai Cristiano Ronaldo dan Lionel Messi, Di María menilai Ronaldo sebagai contoh profesionalisme tertinggi dengan kerja keras luar biasa. Sementara Messi, menurutnya, memiliki bakat alami yang membuatnya unik di dunia sepak bola.
Alasan Kepergian dari Real Madrid
Di María menegaskan bahwa dia tidak ingin meninggalkan Real Madrid. Ia membantah kabar meminta gaji setara Ronaldo. Ancelotti bahkan tak ingin melepasnya, tapi kedatangan James Rodríguez membuat posisinya terancam.
Berikut beberapa poin penting terkait pernyataan Di María:
- Mourinho dianggap sebagai pelatih terbaik dalam kariernya.
- Hubungan baik dibangun kembali dengan Arbeloa setelah awal yang sulit.
- Sulit menentukan favorit antara Benfica dan Real Madrid.
- Ronaldo dipuja untuk etos kerja, sedangkan Messi memiliki talenta alami.
- Kepergiannya dari Real Madrid bukan karena masalah gaji.
Wawancara ini memberikan gambaran mendalam tentang perjalanan karier Di María dan bagaimana ia memandang berbagai aspek penting dalam dunia sepak bola. Lagu Benfica vs Real Madrid menjadi momen yang penuh makna bagi pemain yang pernah membela kedua klub tersebut.
