Bellingham dan Mbappe Akui Real Madrid Layak Menang di Liga Champions

Real Madrid harus mengakui kekalahan dari Benfica dengan skor 4-2 dalam laga Liga Champions yang berlangsung pada Rabu malam. Kemenangan ini membuat kedua tim kini masuk ke babak play-off 16 besar.

Gelandang Real Madrid, Jude Bellingham, mengakui bahwa para pemain Benfica menunjukkan intensitas dan keinginan yang lebih besar selama pertandingan berlangsung. Ia menilai timnya gagal mempertahankan tradisi memenangkan pertarungan 50/50 dan kehilangan kontrol dalam hal-hal dasar permainan.

Bellingham menyatakan, "Kita tidak mengharapkan hasil seperti ini dan harus melakukan evaluasi ulang. Gol-gol yang kami kebobolan dan apa yang terjadi di lapangan menjadi pelajaran penting." Ia juga mengakui bahwa kreativitas dan kualitas tim tidak mampu keluar pada laga tersebut.

Sementara itu, Kylian Mbappe juga memberikan pandangannya mengenai kekalahan ini. Dia menegaskan bahwa permainan sepak bola dihitung dari menit pertama hingga akhir, bukan hanya paruh pertama saja.

Mbappe menuturkan, "Kekalahan ini memang pantas didapatkan karena kami tidak tampil maksimal. Benfica bermain lebih baik terutama saat bermain di kandang sendiri." Pemain asal Prancis ini menerima bahwa kegagalan Real Madrid di laga ini merupakan kesalahan timnya.

Faktor Kekalahan Real Madrid

  1. Intensitas dan agresivitas Benfica lebih tinggi, khususnya dalam perebutan bola.
  2. Real Madrid gagal menghasilkan peluang berkat kreativitas mereka yang biasanya menjadi keunggulan.
  3. Kinerja kurang optimal dari menit awal sehingga kalah penguasaan bola dan kontrol permainan.
  4. Kondisi pertandingan di kandang Benfica yang selalu dikenal sulit untuk tamu.

Kedua pemain ini secara terbuka mengakui keunggulan lawan dalam pertandingan yang menentukan tersebut. Analisis mereka menekankan perlunya Real Madrid memperbaiki aspek dasar permainan dan meningkatkan fokus sejak awal pertandingan agar bisa bersaing lebih baik di fase selanjutnya Liga Champions.

Exit mobile version