
Jose Mourinho kembali ke Estadio da Luz dengan Benfica dan membuat kejutan besar dengan mengalahkan Real Madrid. Pertandingan ini menjadi momen penting karena Mourinho bertemu kembali dengan mantan klubnya serta mantan anak didiknya, Alvaro Arbeloa, yang kini menjadi pelatih Real Madrid.
Latar Belakang Pertandingan
Sebelum pertandingan, Real Madrid berada di posisi ketiga klasemen Liga Champions dan sudah hampir pasti lolos ke babak knockout. Sebaliknya, Benfica berada di posisi ke-29 dengan hanya enam poin dan harus meraih kemenangan besar demi kans melaju ke babak berikutnya. Pada pertemuan terakhir mereka di Liga Champions, Benfica pernah menang telak 5-2 atas Real Madrid, namun hasil serupa sulit diharapkan kali ini.
Strategi Mourinho dan Lini Pertahanan
Mourinho menurunkan skuad utama dengan Nicolas Otamendi yang melakukan pertandingan ke-100 di Liga Champions. Lini pertahanan Real tergeser karena cedera dan rotasi pelatih sehingga performa bek seperti Dean Huijsen dan Alvaro Carreras kurang optimal dengan hanya tiga tekel berhasil sepanjang laga. Kombinasi bek tengah dan sayap Real yang tidak berimbang jadi kelemahan yang dimanfaatkan Benfica.
Aksi Mbappe dan Kebangkitan Benfica
Kylian Mbappe mencetak dua gol bagi Real Madrid dan memperlihatkan performa luar biasa, mencetak gol ke-12 musim ini di Liga Champions. Namun, semangat Benfica tidak surut. Andreas Schjelderup menyamakan kedudukan lima menit setelah gol pertama Mbappe, dan Vangelis Pavlidis sukses mengeksekusi penalti untuk membawa Benfica unggul sebelum babak pertama usai.
Pergantian Pemain dan Gol Penentu
Arbeloa melakukan pergantian tepat waktu memasukkan Rodrygo dan Eduardo Camavinga yang membantu Mbappe mencetak gol keduanya. Real masih mendominasi dengan penguasaan bola mencapai 70% di babak kedua, tapi mereka kesulitan membongkar pertahanan Benfica yang disiplin. Situasi semakin rumit bagi Real setelah Marco Asensio mendapat kartu merah dan Rodrygo dikeluarkan karena dua kali kartu kuning dalam waktu singkat.
Momen Puncak dan Gol Ajaib Benfica
Pada akhir pertandingan, Benfica mendapat tendangan bebas di luar kotak penalti Real. Fredrik Aursnes mengirimkan umpan akurat ke kepala kiper Anatoliy Trubin yang naik menyerang dan berhasil memanfaatkan peluang tersebut untuk mencetak gol kemenangan spektakuler. Gol ini mengakhiri pertandingan dengan skor 3-2 dan memastikan Benfica lolos ke babak playoff bersama Real Madrid.
Fakta Penting
- Nicolas Otamendi mencatatkan 100 pertandingan Liga Champions.
- Mbappe hampir mencapai 70 gol Liga Champions dengan hanya dua gol lagi dari catatannya.
- Benfica mencatat 12 tembakan tepat sasaran, rekor terbanyak mereka musim ini.
- Dua pemain Real, Asensio dan Rodrygo, menerima kartu merah pada menit-menit akhir.
Pertandingan ini membuktikan kemampuan Jose Mourinho merancang strategi brilian menghadapi mantan klubnya. Kemenangan ini menjadi bukti kebangkitan Benfica meski menghadapi tim yang lebih diunggulkan secara statistik dan sejarah. Trubin, sang kiper, menjadi pahlawan tak terduga dengan gol penentu yang dramatis.





