
Newcastle berhasil meraih hasil imbang 1-1 saat bertandang ke markas PSG. Hasil ini memastikan tim asal Inggris tersebut lolos ke babak play-off 16 besar Liga Champions.
Bek Newcastle, Dan Burn, yang menjadi kapten pada laga tersebut, tampil gemilang dan terpilih sebagai man of the match oleh UEFA. Ia mengakui bahwa tim sempat kesulitan di awal pertandingan selama 15-20 menit pertama.
Burn menilai penampilan timnya makin matang saat pertandingan berjalan dan mereka berhasil menguasai permainan di babak kedua. Menurutnya, pengalaman dari kampanye Liga Champions sebelumnya sangat membantu mereka menghadapi PSG musim ini.
Ia juga memuji kualitas skuad Newcastle yang dinilai sangat baik pada musim ini. “Pemain pengganti seperti Joe Willock dan Jacob Ramsey tampil luar biasa,” ujar Burn. Joe Willock mendapat pujian khusus karena telah berjuang melawan cedera dan kembali mendapatkan gol yang layak.
Meski Newcastle melewatkan beberapa peluang untuk menembus posisi otomatis ke fase grup, pencapaian lolos ke babak gugur pertama kali dalam sejarah klub tetap menjadi kebanggaan besar. Burn berharap timnya bisa terus berkembang setelah hasil positif ini.
Selain bangga dengan penghargaan individu, Burn mengakui cedera yang dialaminya merupakan salah satu yang terparah. Namun, ia merasa senang dapat kembali bermain dan membantu tim di laga penting ini.
Hasil imbang di kandang PSG ini sekaligus menunjukkan betapa Newcastle kini bukanlah tim yang bisa dianggap remeh dalam kompetisi tertinggi Eropa. Performa konsisten mereka akan menjadi perhatian serius bagi lawan-lawan berikutnya di ajang Liga Champions.





