
Mauricio Pochettino menegaskan bahwa Tottenham Hotspur adalah klub yang terlalu besar untuk tidak bersaing di ajang Liga Champions. Mantan pelatih Spurs ini menyatakan bahwa tujuan klub harus lebih tinggi daripada sekadar memenangkan kompetisi domestik atau turnamen kasta kedua Eropa.
Pochettino, yang kini menangani timnas Amerika Serikat, mengomentari posisi Tottenham di dunia sepak bola saat tampil di High Performance Podcast. Ia menegaskan bahwa fans Spurs mengharapkan klubnya tampil di Liga Champions dan berjuang memenangkannya.
Tottenham Harus Kembali ke Liga Champions
Menurut Pochettino, kemenangan di kompetisi seperti Liga Europa walaupun menyenangkan, tidak cukup untuk Tottenham. Ia berkata, “To win a Europa League, that the team won, is good, but it’s not enough.” Ia juga menambahkan bahwa klub seharusnya menargetkan gelar Liga Champions dan Premier League, bukan hanya trofi Carabao Cup, FA Cup, maupun Conference League.
Ia menegaskan pentingnya fans yang terus menginginkan Tottenham berada di tingkat tertinggi. “It’s a club that should be, or needs to be because the fans, what they expect is, to be in the Champions League, fighting for the Champions League, trying to believe that you can win the Champions League and also fighting for the Premier League,” ujarnya.
Pochettino dan Hubungannya dengan Tottenham
Mauricio Pochettino dikenal sebagai figur penting yang pernah membawa Tottenham ke final Liga Champions sebelum akhirnya dikalahkan Liverpool 0-2. Meskipun ia dipecat pada November setelah prestasi tersebut, hubungan emosional dengan klub ini tetap kuat.
Pelatih asal Argentina ini mengungkapkan bahwa Liga Champions dan Premier League memiliki arti lebih besar baginya dibanding gelar internasional seperti Piala Dunia. “For me Champions League and Premier League,” kata Pochettino dalam podcast tersebut. Ia juga mengatakan akan menyentuh gelar tersebut suatu hari nanti, walaupun belum tahu di klub mana.
Saat ditanya klub mana yang masih menyimpan tempat khusus di hatinya, Pochettino menjawab tanpa ragu, “It is very simple: Tottenham.” Hal ini semakin memicu spekulasi kemungkinan kembalinya ia ke London Utara di masa depan.
- Pochettino membawa Spurs ke final Liga Champions.
- Spurs saat ini berjarak dari Liga Champions.
- Fans Spurs mengharapkan klub terus tampil di level tertinggi.
- Pochettino menilai trofi lain tidak cukup untuk Spurs.
- Hubungan emosional Pochettino tetap kuat dengan Tottenham.
Pernyataan Pochettino ini menjadi sinyal penting bagi Tottenham dan para pendukungnya bahwa ambisi klub harus kembali mengarah ke Liga Champions. Dengan sejarah dan potensi finansial besar, Tottenham dipandang sebagai tim yang wajib memperjuangkan gelar tertinggi Eropa dan Inggris.





