
Manchester United saat ini menempati posisi keempat di klasemen Liga Primer Inggris, unggul satu poin dari Chelsea di posisi kelima. Tim asuhan Michael Carrick bertekad mempertahankan posisi itu guna memastikan tiket Liga Champions musim depan.
Manajer interim Man United, Michael Carrick, mengingatkan agar timnya tidak terbawa suasana meski posisi mereka cukup bagus saat ini. Carrick menyatakan, "Kita harus tetap seimbang dan tidak terbawa euforia, bahkan jika tidak mendapatkan tiga poin."
Persiapan Lawan Everton
Setelah jeda selama sebelas hari, Man United akan melakukan perjalanan ke Merseyside untuk menghadapi Everton di Stadion Hill Dickinson, tempat yang belum pernah mereka kunjungi sebelumnya. Carrick menegaskan bahwa persiapan matang sudah dilakukan karena pertandingan nanti akan menjadi tantangan berat.
Everton sendiri hanya kalah satu kali dalam enam laga terakhir Liga Primer. Carrick memuji David Moyes, manajer Everton yang pernah menangani Man United setelah Sir Alex Ferguson pensiun. "David tahu persis apa yang diperlukan untuk meraih kesuksesan," ungkap Carrick.
Budaya dan Nilai di Man United
Carrick juga menanggapi pernyataan kontroversial dari pemilik klub, Sir Jim Ratcliffe, tentang imigrasi. Ia mengedepankan nilai-nilai klub yang menghargai keberagaman dan kesetaraan. Menurut Carrick, Manchester United berperan besar secara global dan sangat bangga dengan budaya inklusif yang dibangun.
"Sepanjang karier saya di klub ini, baik sebagai pemain maupun staf, kami selalu menghormati satu sama lain dan menegakkan nilai kesetaraan setiap hari," jelas Carrick.
Kabar Terkini Pemain
Dalam hal kondisi pemain, Carrick menyebut Mason Mount semakin mendekati tahap pemulihan penuh. "Kita harus sabar dengan Mason karena tidak ingin memaksakan," katanya. Sementara bek Matthijs de Ligt juga tengah berusaha kembali ke kondisi terbaik, meski sedikit tertinggal dibanding Mason.
Dengan fokus pada pertandingan melawan Everton dan evaluasi performa, Man United sedang berusaha mengoptimalkan peluang mereka untuk finis di zona Liga Champions. Carrick dan skuatnya menyadari bahwa konsistensi dan kontrol permainan harus terus dijaga agar target besar tersebut tercapai.





