Real Madrid memberikan dukungan penuh kepada Vinicius Junior setelah kontroversi yang terjadi pada laga leg pertama playoff Liga Champions melawan Benfica. Vinicius berhasil mencetak gol tunggal yang membawa Madrid unggul 1-0, tetapi selebrasinya memicu kemarahan para pendukung tuan rumah.
Dalam insiden setelah gol, Vinicius mendapat kartu kuning karena sikapnya dan terlibat perselisihan dengan pemain Benfica, Gianluca Prestianni, saat kembali ke tengah lapangan. Pemain Brasil tersebut melaporkan kepada wasit dugaan pelecehan rasial yang diucapkan oleh pihak lawan, sehingga pertandingan sempat dihentikan selama 10 menit sesuai protokol UEFA.
Pernyataan dari Pelatih Real Madrid, Álvaro Arbeloa
Álvaro Arbeloa menegaskan bahwa seluruh klub bersatu membela Vinicius Junior terkait insiden itu. “Tanyakan kepada pemain Benfica apa yang dia katakan kepada Vini Jr. Semua orang di dunia sepak bola pantas mendapatkan jawaban atas pertanyaan itu,” ujar Arbeloa. Ia menekankan bahwa Real Madrid tidak akan mentolerir rasisme dalam bentuk apapun di lapangan.
Arbeloa juga menyampaikan keyakinannya kepada kebenaran perkataan Vinicius. “Saya percaya apa yang Vini Jr. katakan kepada saya. Dia tidak akan mengada-ada, dan saya tidak akan pernah meragukan kata-katanya.” Pelatih itu menambahkan bahwa tim selalu berdiri bersama pemainnya, apapun keputusan yang diambil Vinicius setelah kejadian.
Respons Wasit dan Sikap Klub
Terkait penghentian pertandingan, Arbeloa menjelaskan bahwa wasit mengaku tidak mendengar ucapan tersebut, sehingga tidak bisa mengambil tindakan. Meski demikian, Real Madrid tetap mendukung penuh Vinicius dan menolak segala bentuk sikap diskriminatif di lapangan. “Kami tidak bisa membiarkan hal seperti ini terjadi. Apa pun keputusan Vini Jr., kami ada di belakangnya,” kata Arbeloa.
Selain membahas insiden, Arbeloa memuji penampilan tim secara keseluruhan. Ia mengatakan bahwa gol Vinicius sangat luar biasa dan seluruh pemain menunjukkan performa yang solid. Pelatih itu berharap Real Madrid bisa terus bermain seperti pada pertandingan tersebut.
Fakta Penting Terkait Insiden di Laga Benfica vs Real Madrid
- Vinicius Junior mencetak gol kemenangan 1-0.
- Selebrasi gol menyebabkan kemarahan fans tuan rumah.
- Vinicius mendapat kartu kuning karena tindakan setelah gol.
- Pelaporan dugaan pelecehan rasial membuat pertandingan dihentikan 10 menit.
- Wasit tidak mendengar ucapan yang dituduhkan sehingga tidak mengambil tindakan langsung.
- Real Madrid menyatakan dukungan penuh kepada Vinicius dan menolak rasisme.
Dukungan Arbeloa ini menegaskan sikap Real Madrid dalam menangani isu sensitif rasisme. Klub terus menekankan nilai solidaritas antar pemain dan menentang segala bentuk diskriminasi di dunia sepak bola. Insiden ini menjadi perhatian penting dalam upaya UEFA dan komunitas sepak bola global untuk menciptakan lingkungan yang aman dan inklusif di lapangan.
