Banfi Prestianni Dikenai Skorsing Satu Laga Terkait Kasus Rasisme terhadap Vinicius Jr

Benfica mengumumkan bahwa Gianluca Prestianni mendapat larangan bermain satu pertandingan secara provisional. Keputusan ini terkait insiden dugaan pelecehan rasial terhadap Vinicius Jr dari Real Madrid dalam pertandingan Liga Champions.

Klub Portugal tersebut menyatakan penyesalannya karena harus kehilangan pemainnya sementara kasus ini masih dalam penyelidikan. Benfica juga menyatakan akan mengajukan banding atas keputusan UEFA tersebut.

Kronologi Insiden dan Tindakan UEFA

Prestianni terlihat menutupi mulutnya dengan kaos saat terjadi situasi panas usai Vinicius Jr mencetak gol pembuka. Vinicius Jr melapor kepada wasit Francois Letexier bahwa dirinya mengalami pelecehan rasial.

Pertandingan sempat dihentikan selama sepuluh menit sesuai protokol anti-rasisme sebelum para pemain Real Madrid meninggalkan lapangan sementara. Prestianni membantah melakukan penghinaan rasial dan mengklaim Vinicius salah paham dengan apa yang didengarnya.

UEFA kemudian menunjuk Inspektur Etik dan Disiplin untuk menyelidiki dugaan diskriminasi tersebut. Berdasarkan laporan awal, badan disiplin UEFA memutuskan untuk melarang Prestianni satu laga berikutnya di kompetisi klub UEFA.

Reaksi dan Pernyataan Terkait

Vinicius Jr tidak memberikan komentar langsung setelah pertandingan, namun mengunggah pesan di Instagram yang menyatakan, "Rasis adalah pengecut yang harus menutupi mulut mereka sebagai bukti kelemahan."

Pelatih Benfica, Jose Mourinho, membatalkan konferensi pers pra-pertandingan menjelang laga leg kedua di Madrid sambil menunggu perkembangan kasus.

Rangkaian Keputusan UEFA dalam Kasus Ini

  1. Penunjukan Inspektur Etik dan Disiplin UEFA untuk penyelidikan.
  2. Larangan bermain satu pertandingan secara provisional untuk Prestianni.
  3. Investigasi lanjutan dan kemungkinan sanksi lebih tegas setelah penyelidikan selesai.

Kasus ini menjadi sorotan utama karena menyangkut isu rasisme di sepak bola. UEFA menegaskan komitmennya untuk menindak tegas segala bentuk diskriminasi di lapangan. Benfica menegaskan bahwa mereka akan terus mengikuti proses hukum dan berharap mendapatkan kejelasan secepatnya terkait nasib pemain mereka.

Berita Terkait

Back to top button