
Inter Milan masih yakin bisa membalikkan defisit dua gol melawan Bodo/Glimt dalam babak play-off Liga Champions. Pelatih Cristian Chivu menyatakan timnya memiliki kemampuan untuk lolos ke babak 16 besar meskipun kalah 3-1 di laga pertama di Norwegia.
Chivu mengatakan kepada awak media bahwa Inter tidak memiliki beban, hanya kewajiban untuk tampil maksimal saat laga kedua di San Siro. Ia menegaskan, “Jika ada tim yang bisa membalikkan keadaan, itu adalah kami. Kami harus percaya diri dan menunjukkan performa terbaik.”
Absennya kapten Lautaro Martinez menjadi tantangan tambahan bagi Inter di lini depan. Kondisi gelandang kunci Hakan Calhanoglu masih belum jelas karena masalah otot yang dialaminya dalam beberapa pekan terakhir.
Bodo/Glimt menjalani debut yang mengejutkan di Liga Champions dengan lolos ke fase knock-out setelah mengalahkan Manchester City dan Atletico Madrid pada pertandingan terakhir fase grup. Ini membuat Inter menghadapi lawan yang tidak mudah di babak ini.
Dalam babak 16 besar, pemenang antara Inter dan Bodo/Glimt akan menghadapi pemenang dari laga antara Manchester City dan Sporting Portugal. Hal ini menambah tekanan bagi Inter untuk menunjukkan performa terbaik demi melaju ke tahap berikutnya.
Berikut poin penting dari situasi Inter Milan menjelang pertandingan kedua:
1. Kalah 3-1 di Norwegia pada laga pertama.
2. Cristian Chivu optimistis bisa membalikkan keadaan.
3. Lautaro Martinez dipastikan absen, status Calhanoglu belum pasti.
4. Bodo/Glimt tampil mengejutkan dengan lolos ke babak knock-out.
5. Pemenang akan menghadapi Manchester City atau Sporting Portugal.
Inter Milan kini harus menyiapkan strategi matang dan mental kuat agar bisa memaksimalkan laga kandang. Kepercayaan dari pelatih Chivu menjadi modal penting untuk menghindari gugurnya tim juara Italia tersebut lebih awal di kompetisi elite Eropa.





