
Dortmund Duo Murka pada Wasit Usai Kekalahan dari Atalanta
Borussia Dortmund mengalami kekalahan menyakitkan setelah kalah 1-3 dari Atalanta dalam leg kedua babak 16 besar Liga Champions. Kekalahan ini makin berat karena keputusan wasit yang kontroversial memberikan kartu merah pada pemain Dortmund di menit-menit terakhir.
Dortmund sempat unggul agregat 2-0 sebelum pertandingan berlangsung. Namun, Atalanta berhasil menyamakan kedudukan di babak pertama melalui gol Gianluca Scamacca dan Davide Zappacosta, yang kemudian unggul lewat Mario Pasalic.
Insiden Kartu Merah dan Kontroversi
Drama terjadi di menit ke-97 saat wasit memberikan penalti untuk Atalanta setelah Ramy Bensebaini mendapat kartu merah. Keputusan itu memicu protes keras pemain dan pelatih Dortmund. Selain Bensebaini, Nico Schlotterbeck juga menerima kartu merah saat berada di bangku cadangan akibat protes keras terhadap wasit.
Schlotterbeck menyampaikan klarifikasinya melalui Instagram. Ia menegaskan bahwa protesnya tidak mengandung hinaan atau sikap tidak hormat. Dia hanya meminta pemain Atalanta untuk duduk kembali dan tidak berkerumun secara berlebihan. Schlotterbeck bahkan mengatakan wasit tidak dapat menjelaskan alasannya memberikan kartu merah kepadanya, baik saat pertandingan atau setelahnya.
Pelatih Dortmund, Niko Kovac, juga mengkritik keputusan wasit kepada media Jerman Ruhr24. Kovac menilai kartu merah yang diberikan pada Schlotterbeck bukan atas alasan yang kuat dan tidak ada kontak fisik apapun yang mendukung keputusan tersebut.
Fakta Penting Insiden Kartu Merah dan Penalti
- Dortmund unggul agregat 2-0 sebelum leg kedua.
- Atalanta menyamakan skor dengan dua gol di babak pertama.
- Mario Pasalic membawa Atalanta unggul 3-1.
- Ramy Bensebaini dan Nico Schlotterbeck keduanya menerima kartu merah.
- Penalti diberikan untuk Atalanta di menit ke-97.
Ketegangan akibat keputusan wasit ini menjadi sorotan utama pasca-laga. Dortmund sangat kecewa karena keputusan tersebut memengaruhi hasil akhir di fase knockout Liga Champions. Kritik dari Schlotterbeck dan Kovac menunjukkan bahwa mereka menilai wasit belum cukup transparan dan objektif dalam memimpin pertandingan.
Meski demikian, pertandingan ini menegaskan kembali bagaimana keputusan wasit dapat berpengaruh besar dalam momen krusial kompetisi sepak bola. Dortmund kini harus mempersiapkan diri menghadapi tantangan lanjutan dengan evaluasi mendalam setelah kontroversi yang terjadi ini.





