Galatasaray SK berhasil melaju ke babak 16 besar Liga Champions untuk pertama kalinya dalam 12 tahun meskipun kalah 3-2 pada laga kedua babak play-off. Agregat 7-5 yang mereka raih membuat Juventus yang bermain dengan 10 pemain tersingkir dari kompetisi.
Juventus memulai pertandingan dengan intensitas tinggi karena mereka tertinggal tiga gol dari leg pertama. Awal yang terbuka membuat kedua tim mendapatkan peluang besar secara bergantian sejak menit awal.
Di menit kedua, Davinson Sánchez melepaskan sundulan jarak dekat yang diantisipasi dengan baik oleh kiper Mattia Perin. Sementara itu, Federico Gatti mendapat peluang emas untuk memulai kebangkitan Juventus, tetapi sundulannya melebar dari gawang.
Peluang demi peluang terus tercipta, termasuk usaha Teun Koopmeiners dan Victor Osimhen yang mendapat penyelamatan penting dari Perin. Kenan Yıldız mengancam di menit ke-30, namun penjaga gawang Uğurcan Çakır tampil gemilang untuk menjaga kendali bagi Galatasaray.
Juventus akhirnya membuka keunggulan lewat penalti yang dieksekusi dengan sempurna oleh kapten Manuel Locatelli setelah Khéphren Thuram dilanggar Lucas Torreira. Momentum Juve ini langsung terhenti saat Lloyd Kelly harus diusir karena pelanggaran keras tiga menit setelah babak kedua dimulai.
Galatasaray menunjukkan determinasi tinggi meskipun bermain dengan keunggulan satu pemain lawan. Menit ke-70, Federico Gatti berhasil menyamakan skor pertandingan dengan gol penting di Allianz Stadium.
Juventus hampir mengubah keadaan saat Yıldız melepaskan tembakan yang membentur tiang. Namun, di menit ke-82, Weston McKennie mencetak gol penyeimbang agregat lewat sundulan jarak dekat, memaksa pertandingan masuk ke babak tambahan waktu.
Di babak ekstra waktu, kedua tim kelelahan, tetapi Juventus masih menciptakan peluang melalui aksi McKennie yang mengumpan Edon Zhegrova sayangnya melebar di depan gawang kosong. Kesempatan ini menjadi momen krusial bagi Juventus.
Menjelang turun minum babak tambahan, Osimhen mencetak gol dengan menaklukkan Perin lewat celah kaki, membawa Galatasaray unggul kembali dan meredam semangat tuan rumah. Usaha Juventus untuk bangkit gagal menahan agresivitas Galatasaray.
Pada penghujung extra time, Baris Alper Yilmaz memanfaatkan peluang serangan balik dengan mencetak gol penentu kemenangan. Gol ini memastikan Galatasaray melaju ke babak 16 besar Liga Champions.
Galatasaray akan bertemu pemenang antara Liverpool atau Tottenham Hotspur di babak selanjutnya. Sementara Juventus harus fokus memulihkan semangat untuk lanjutan kompetisi Serie A dengan lawatan ke AS Roma.
Manuel Locatelli dinobatkan sebagai pemain terbaik dalam laga ini berkat kontribusi pentingnya. Statistik pertandingan menunjukkan dominasi Galatasaray secara agregat meski kalah pada leg kedua.
