Pemain Sayap Chelsea Neto Minta Maaf pada Ball Boy PSG Usai Insiden di Lapangan

Pedro Neto, winger Chelsea, meminta maaf kepada ball-boy Paris Saint-Germain (PSG) setelah mendorongnya dalam laga Liga Champions di Paris. Insiden terjadi saat waktu tambahan, di mana Neto mendorong ball-boy hingga jatuh dan memicu kericuhan antar pemain.

Dalam wawancara bersama TNT Sports, Neto mengakui kesalahannya dan mengungkapkan bahwa dia sudah meminta maaf secara langsung. “Kami sedang tertinggal dan dalam emosi pertandingan, saya ingin cepat mengambil bola dan tanpa sengaja mendorongnya sedikit,” ujar Neto.

Neto menegaskan bahwa aksi tersebut bukanlah sifat aslinya dan hanya terjadi di tengah panasnya pertandingan. Sebagai tanda permintaan maaf, ia bahkan memberikan kausnya kepada ball-boy tersebut. “Saya sudah bicara dengannya dan bilang maaf berkali-kali. Dia akhirnya tertawa dan menerima kaus saya,” tambahnya.

Meskipun bahasa Prancis Neto terbatas, rekannya dari Portugal, Vitinha, membantu menerjemahkan maksud baik Neto kepada ball-boy itu. “Dia paham situasinya dan senang dengan permintaan maaf tersebut,” jelas Neto.

Pelatih Chelsea, Liam Rosenior, juga menyoroti kejadian tersebut. Ia menyatakan, “Saya melihat ada ketegangan dengan ball-boy. Jika ada kesalahan dari pihak kami, saya minta maaf atas nama klub.” Rosenior juga mengapresiasi sikap Neto yang sudah melakukan permintaan maaf secara terbuka di media.

Berikut ini ringkasan reaksi terkait insiden tersebut:

1. Pedro Neto meminta maaf langsung kepada ball-boy PSG.
2. Neto memberikan kaus sebagai tanda penyesalan.
3. Vitinha sebagai penerjemah membantu komunikasi.
4. Pelatih Chelsea juga meminta maaf atas nama klub.
5. Neto menekankan bahwa tindakan itu bukan sifatnya.

Insiden ini menjadi perhatian karena menunjukkan bagaimana emosi dalam pertandingan dapat memengaruhi perilaku pemain. Namun respons cepat dan sikap bertanggung jawab Neto dalam meminta maaf mendapat sambutan positif. Chelsea berharap insiden ini menjadi pelajaran bagi semua pihak di lapangan.

Berita Terkait

Back to top button