
Fede Valverde mengakui bahwa Real Madrid berhasil memanfaatkan taktik Pep Guardiola secara maksimal dalam kemenangan 3-0 atas Manchester City pada leg pertama babak 16 besar Liga Champions. Gelandang Madrid tersebut mencetak hat-trick dan menyebut pelatih Alvaro Arbeloa memainkan peran penting dalam merancang strategi yang efektif.
Valverde menjelaskan, timnya sudah sering berlatih untuk mengambil keuntungan dari tekanan man-to-man yang diterapkan City saat melakukan tendangan gawang. "Kami tahu akan ada ruang di belakang dan kami memiliki pemain cepat di lini depan," ujarnya.
Tak hanya itu, Valverde juga menyebut tugasnya sebagai gelandang adalah menyerang dari lini kedua. Ia mendapat umpan-umpan luar biasa yang memudahkan untuk mencetak gol. "Pelatih meminta saya untuk maju dan menyerang. Hari ini, lebih banyak pemain yang bertahan menjaga penguasaan bola di lini tengah," tambahnya.
Valverde mengingatkan, pertandingan di kandang Manchester City bakal sangat sulit. “Untuk leg kedua di Manchester, kami harus menghadapinya seperti skor masih imbang nol sama,” pungkasnya.
Taktik Real Madrid Memanfaatkan Tekanan Guardiola
- Real Madrid berlatih mengambil peluang saat Manchester City melakukan pressing man-to-man.
- Pemain cepat Madrid dimaksimalkan untuk mengeksploitasi ruang yang muncul di belakang pertahanan City.
- Valverde disuruh maju menyerang dari lini kedua untuk menambah daya serang.
- Penguasaan bola dijaga rapat oleh lebih banyak pemain di lini tengah.
Strategi tersebut terbukti efektif karena Madrid mampu mencetak tiga gol tanpa balas. Dengan modal ini, mereka memegang kendali besar saat melanjutkan leg kedua di kandang sang lawan. Strategi Arbeloa dan kekompakan pemain Madrid menjadi kunci utama keberhasilan ini.





