
FC Barcelona mengambil tindakan tegas terhadap praktik penjualan kembali tiket yang melibatkan anggotanya jelang pertandingan melawan Eintracht Frankfurt. Klub mendapati sebanyak 323 anggota menjual kembali tiket yang mereka beli, sehingga tiket tersebut dinyatakan batal dan tidak berlaku.
Pengurus klub menegaskan bahwa hanya anggota resmi yang diperbolehkan membeli tiket untuk laga ini. Selain itu, Eintracht Frankfurt hanya mendapat jatah 5% dari total tiket sesuai regulasi UEFA guna membatasi masuknya pendukung tamu secara berlebihan.
Pada pertandingan sebelumnya, stadion Camp Nou pernah diisi sekitar 30.000 pendukung Jerman yang memicu kekacauan dan risiko keamanan. Oleh sebab itu, Barcelona bersikeras mencegah terulangnya insiden tersebut dengan mengawasi ketat distribusi tiket.
Selain 323 anggota, terdapat tujuh pemegang tiket musiman Spotify Camp Nou yang juga teridentifikasi menjual tiketnya. Klub telah menginformasikan kepada anggota terkait dan memperingatkan kemungkinan sanksi hingga pemecatan jika terbukti melanggar kode etik.
Pemeriksaan ketat akan dilakukan pada hari pertandingan dengan meminta penonton membawa identitas diri. Ini untuk memastikan setiap pemegang tiket benar-benar datang sendiri tanpa dialihkan kepada pihak lain.
Barcelona juga mewaspadai trik pendukung Eintracht Frankfurt yang sering mengenakan jersey tuan rumah di luar stadion untuk mengelabuhi petugas keamanan. Mereka bisa berganti kostum setelah masuk ke dalam stadion.
Langkah disipliner terhadap anggota yang melakukan praktik penjualan kembali tiket berada di tangan Komite Disiplin klub. Hal ini sebagai bentuk komitmen Barcelona menjaga kenyamanan dan keamanan semua penonton di stadion.
Dengan pelaksanaan pengawasan ekstra ketat nanti, pihak klub berharap hanya suporter sejati yang dapat menikmati pertandingan di Camp Nou tanpa adanya gangguan dari penonton yang memiliki niat komersil di balik penjualan tiket ilegal.





