Banyak pendukung Real Madrid sempat menuntut Florentino Pérez untuk menjual Vinicius Junior akibat tingkah lakunya di lapangan. Namun, setelah penampilan impresif Vini Jr sebagai man of the match saat melawan Monaco di Liga Champions, situasinya berubah drastis.
Jorge Valdano, mantan General Manager Real Madrid, menegaskan bahwa dukungan yang diberikan Florentino kepada Vinicius Junior sangat luar biasa dan belum pernah terjadi sebelumnya. Dalam acara di Movistar Plus+, Valdano menyatakan, "Tidak mungkin ada dukungan yang lebih besar dari yang diberikan kepada Vinicius, baik dari presiden maupun pelatih baru."
Dukungan Tak Biasa Florentino Pérez untuk Vinicius Junior
Valdano menyoroti tindakan Florentino yang bahkan menarik seluruh skuad dari sebuah bus dan memboikot Gala Ballon d’Or karena Vinicius tidak menerima penghargaan. Menurutnya, langkah itu bukan hanya menunjukkan rasa kasih sayang, tetapi juga dedikasi penuh klub terhadap sang pemain.
Vinicius memang menunjukkan kepribadian yang kuat. Setelah mencetak gol memukau melawan Monaco, ia tidak ikut merayakan bersama para fans maupun Kylian Mbappé yang menunggu melakukan selebrasi. Valdano memandang ini sebagai bentuk "balas dendam" pada pendukung yang sebelumnya meragukan dirinya.
Karakter dan Respon Vinicius Jr di Lapangan
Menurut Valdano, sikap tersebut menggambarkan kepribadian Vinicius dengan baik dan tidak berlangsung lama. "Amarah seperti ini biasanya hilang dalam tiga hari, tapi hal ini memperlihatkan karakter sang pemain," ujarnya.
Hal ini menegaskan bahwa dukungan klub terhadap Vinicius bukan hanya soal performa, tetapi juga soal kepercayaan dan kesabaran menghadapi perkembangan pemain muda. Florentino Pérez berusaha menciptakan lingkungan yang kondusif agar Vinicius bisa berkembang secara optimal di Real Madrid.
Kesempatan dan Harapan untuk Vinicius Junior
Dengan dukungan penuh dari presiden dan pelatih, Vinicius kini mendapat kesempatan terbaik untuk membuktikan kualitasnya secara konsisten. Sikap tegas Florentino dalam mendukung pemain muda ini menjadi contoh bagaimana klub raksasa harus berkomitmen terhadap pemain yang berpotensi besar.
Langkah ini juga mengindikasikan bahwa Real Madrid terlalu menghargai bakat Vinicius untuk sekadar melepasnya karena kritik sesaat. Jadi, masa depan sang winger tampak cerah dengan fondasi dukungan yang kuat di dalam klub.
