Barcelona sports chief Deco mengkritik langkah Dro Fernandez yang meninggalkan klub untuk bergabung dengan PSG. Pemain berusia 18 tahun itu pergi setelah agennya memberi tahu Deco bahwa Dro akan memanfaatkan klausul pelepasan senilai €6 juta.
PSG akhirnya membayar €8,5 juta untuk mendatangkan gelandang muda tersebut. Deco menegaskan bahwa keputusan pindah berasal dari Dro sendiri, bukan karena pengaruh klub Paris Saint-Germain.
Deco mengatakan kepada TNT Brasil bahwa jika Dro terburu-buru dalam menentukan langkah kariernya, hal itu bisa merugikan masa depannya. Ia menyayangkan pengaruh dari orang-orang di sekitar Dro yang dianggap tidak baik.
Ia menambahkan, “Perilaku di sekitarnya kadang tidak membantu. PSG tidak memengaruhi keputusan ini; keputusan datang dari pemain itu sendiri.” Deco juga menyoroti peran pelatih Hansi Flick yang telah memberikan kesempatan debut di tim utama kepada Dro.
Menurut Deco, Flick sudah membimbing Dro dengan baik selama pramusim dan memberinya dukungan. Meski kecewa, Deco menegaskan bahwa kepergian Dro bukanlah masalah besar.
Deco menyebut bahwa Dro hanya salah satu dari para pemain yang pernah masuk ke dalam dinamika tim utama. Ia mengingatkan agar langkah karier Dro dipertimbangkan matang agar tidak merugikan jangka panjang.
Berikut adalah poin penting terkait situasi Dro dan Barcelona menurut Deco:
1. Keputusan pindah berasal dari Dro dan agennya, bukan tekanan dari PSG.
2. PSG membayar lebih dari klausul pelepasan untuk menghindari ketegangan dengan Barcelona.
3. Deco mengkhawatirkan langkah terburu-buru yang dapat merugikan perkembangan pemain muda.
4. Pelatih Hansi Flick sudah berusaha membimbing dan memberikan kesempatan kepada Dro di tim utama.
5. Kepergian Dro dianggap sebagai bagian dari perubahan dalam skuat Barcelona.
Pernyataan Deco menegaskan sikap Barcelona yang lebih memfokuskan pada tanggung jawab pemain dan agennya. Klub tidak menyalahkan PSG dalam proses transfer ini meski akhirnya terjadilah peralihan pemain muda ke raksasa Ligue 1 tersebut.
