
Barcelona baru-baru ini mengumumkan pengunduran diri mereka dari perusahaan European Super League. Pada momen tersebut, Presiden klub Joan Laporta mengungkapkan bahwa hubungan Barcelona dengan Real Madrid semakin menegang dan menjadi sumber ketidaknyamanan yang berkelanjutan.
Laporta menyatakan bahwa Barcelona telah berhasil membangun kembali hubungan dengan institusi sepak bola lain. Ia menekankan adanya keharmonisan yang diperlukan antara lembaga-lembaga tersebut meskipun masih ada perbedaan terkait pengendalian finansial dan penerapannya.
Hubungan dengan Federasi Sepak Bola dan UEFA
Menurut Laporta, hubungan Barcelona dengan Federasi Sepak Bola Spanyol berlangsung sangat baik dengan komunikasi yang lancar dan berkelanjutan. Selain itu, Barcelona telah kembali diterima dalam keluarga sepak bola UEFA setelah resmi meninggalkan proyek Super League.
Barcelona juga menjaga hubungan positif dengan FIFA dan presidennya. Laporta menyatakan, "Kami meninggalkan Super League karena proyek tersebut tidak dapat direalisasikan dan akhirnya runtuh secara bertahap." Ia menambahkan, "Proyek tersebut menjadi katalisator bagi UEFA untuk melakukan perubahan format kompetisi."
Ketegangan dengan Real Madrid
Namun demikian, Laporta mengakui bahwa hubungan dengan Real Madrid sangat buruk. Ia menyebut suasana ini sebagai sumber ketidaknyamanan yang terus terjadi. Barcelona, kata Laporta, selalu bertindak secara transparan dan benar dalam menghadapi situasi tersebut.
Laporta menegaskan bahwa klubnya berkomitmen untuk menjaga keberlanjutan sepak bola Eropa dan berkontribusi pada perdamaian dalam dunia olahraga. Ia mengaku memimpin dengan penuh gairah karena kecintaannya pada Barcelona.
Tanggung Jawab dalam Pengambilan Keputusan
Sebagai presiden, Laporta mengambil semua tanggung jawab atas keputusan yang diambil oleh klub. Ia mengatakan bahwa setiap keputusan dijalankan atas kesepakatan bersama dengan dewan direksi Barcelona.
Melalui pernyataan tersebut, Laporta menegaskan posisi Barcelona dalam dinamika sepak bola Eropa saat ini serta tantangan yang dihadapi klubnya, terutama dalam menjaga hubungan antar institusi dan klub besar seperti Real Madrid.





