Barcelona mengalami kekalahan telak 0-4 dari Atletico Madrid pada leg pertama semifinal Copa del Rey di markas lawan. Semua gol Atletico tercipta sebelum jeda turun minum sehingga membuat situasi semakin berat bagi Barcelona.
Deco, chief olahraga Barcelona, mengecam penampilan para pemain yang dinilai kurang intensitas terutama di babak pertama. Ia menyebut bahwa kondisi lapangan tidak bisa dijadikan alasan utama kekalahan tersebut.
Deco mengakui bahwa Barcelona menunjukkan peningkatan setelah turun minum dengan menguasai bola lebih banyak. Namun peluang mencetak gol yang dihasilkan, seperti gol Pau Cubarsí yang dianulir offside, tidak cukup untuk mengubah hasil pertandingan.
Lewat statemen resminya, Deco menegaskan bahwa masalah utama adalah kurangnya intensitas bermain di babak pertama. Ia menyoroti kualitas pemain Atletico yang makin membaik pasca bursa transfer musim dingin.
Deco juga mengingatkan bahwa ini baru leg pertama dan Barcelona masih punya kesempatan untuk bangkit. Ia menekankan pentingnya penampilan maksimal saat bermain di kandang Camp Nou pada leg kedua.
Poin penting dari kritik Deco meliputi:
1. Intensitas permainan yang perlu ditingkatkan sejak awal laga
2. Kondisi lapangan tidak bisa dijadikan alasan utama kekalahan
3. Perbaikan mental dan fisik saat bermain di kandang nanti
4. Mempersiapkan strategi untuk menghadapi pemain Atletico yang kini lebih kompetitif
Deco berharap para pemain dapat memperbaiki fokus dan determinasi mereka di laga mendatang. Barcelona harus menampilkan permainan dengan intensitas tinggi agar bisa mengatasi defisit skor dan melaju ke final Copa del Rey.
