
Benfica siap menghadapi Real Madrid di babak playoff Liga Champions dengan kepercayaan tinggi tanpa mengharap keajaiban. Pelatih Benfica, Jose Mourinho, menyatakan timnya cukup tampil sempurna untuk melewati rintangan besar tersebut.
Mourinho menegaskan performa hebat sudah cukup, bukan keajaiban, agar Benfica dapat melangkah maju. “Saya tidak pikir Benfica butuh keajaiban untuk mengeliminasi Real Madrid,” ujar Mourinho sebelum laga.
Legenda sepak bola Portugal itu menekankan pentingnya kesiapan maksimal. “Kita harus berada di level tertinggi, hampir sempurna,” katanya. Mourinho pun memuji sejarah dan ambisi Real Madrid sebagai klub raksasa Eropa.
Mourinho membandingkan kedua klub sebagai entitas besar yang tidak dapat disamakan secara langsung. “Real Madrid itu besar, dan Benfica juga besar. Tidak ada yang serupa selain itu. Namun sepak bola memiliki kekuatan, dan kita bisa menang,” tambah Mourinho.
Benfica lolos fase grup dengan mengalahkan Real Madrid 4-2 lewat selisih gol, menegaskan bahwa timnya memiliki kualitas. Laga pertama playoff akan menjadi ujian untuk meneruskan performa impresif tersebut.
Mourinho optimistis menghadapi tim yang menjadi kandidat utama juara Liga Champions musim ini. Ia mengingat perubahan strategi Real Madrid sejak kekalahan sebelumnya hingga meraih tiga kemenangan beruntun di liga.
Dua pemain kunci, Amar Dedic dan Fredrik Aursnes, dipastikan kembali tersedia setelah sempat absen. Mourinho menegaskan, jika mereka tidak bermain sejak menit awal, maka tidak akan masuk skuad – menandakan kesiapan fisik kedua pemain.
Sejarah panjang Mourinho dengan Real Madrid turut menjadi perhatian. Mantan pelatih El Real itu mengungkapkan hubungan profesional yang penuh hormat. “Saya memberikan segalanya di sana, ada ikatan yang akan terus berlangsung,” papar Mourinho.
Ia menolak spekulasi soal kemungkinan kembali ke Madrid dan berjanji tetap fokus bersama Benfica. “Saya punya kontrak khusus di Benfica, tidak ada hubungan dengan Real Madrid saat ini,” ucapnya.
Mourinho juga memuji pelatih Real Madrid saat ini, Alvaro Arbeloa, sebagai sosok yang tepat mengelola klub bergengsi tersebut. Ia berharap Arbeloa sukses dalam kariernya di Los Blancos.
Dalam menghadapi Real Madrid, Mourinho mengingatkan pentingnya motivasi tinggi. “Mengalahkan Real satu kali sudah sulit, dua kali lebih sulit, dan tiga kali sulit sekali. Motivasi mereka memenangkan Liga Champions bisa jadi kelebihan,” ujarnya.
Mourinho mengajak para pemainnya untuk menikmati laga tanpa beban. Ia menegaskan, bermain melawan Real Madrid adalah kehormatan dan kesempatan besar yang harus dinikmati.
Laga menghadapi Real Madrid akan menjadi momen penting bagi Benfica untuk menunjukkan kemajuan dan kesiapan. Mourinho berharap hasil pertandingan pertama membuka peluang bagi Benfica di leg kedua di Madrid.





