
Penyerang Barcelona, Raphinha, mengakui kekalahan timnya dari Girona dengan skor 1-2 pada Senin malam bukanlah hasil yang memuaskan. Kekalahan ini membuat Barcelona kehilangan posisi puncak klasemen LaLiga yang kini diduduki oleh rival mereka, Real Madrid.
Melalui unggahan di media sosial, Raphinha menyampaikan bahwa timnya masih banyak yang harus diperbaiki. Ia menyoroti ketidakadilan aturan yang berbeda ketika menguntungkan atau merugikan Barcelona.
Raphinha menegaskan, “Sangat sulit ketika aturannya berbeda, apakah itu menguntungkan atau merugikan kami. Namun, jika kami harus melawan semuanya demi meraih gelar, maka kami siap melakukannya.” Ucapannya menunjukkan tekad kuat skuad Barca untuk tetap berjuang sampai akhir musim.
Pesan Raphinha juga disertai dengan dua foto, satu hitam putih yang menunjukkan dirinya sendiri, dan satu lagi foto berwarna yang menampilkan seluruh tim sedang berpelukan. Hal ini memperlihatkan semangat solidaritas dan kebersamaan antar pemain.
Ia juga sangat geram dengan insiden pelanggaran terhadap Jules Koundé yang berujung pada gol kemenangan Girona. Raphinha merasa keputusan wasit dalam kejadian tersebut kurang berpihak pada Barcelona.
Berikut beberapa poin penting yang disampaikan Raphinha:
1. Barcelona harus memperbaiki banyak hal dalam permainan mereka.
2. Aturan di LaLiga terkadang terasa tidak adil bagi Barcelona.
3. Tim siap berjuang melawan segala tantangan demi meraih gelar juara.
4. Solidaritas tim sangat penting, terlihat lewat foto kebersamaan yang diunggah.
5. Insiden pelanggaran yang merugikan mereka turut menjadi sorotan.
Pernyataan Raphinha menegaskan bahwa meskipun terdapat tantangan eksternal, Barcelona tetap optimis bisa memenangkan gelar. Sikap sportif dan tekad juang tinggi menjadi kunci utama bagi La Blaugrana dalam menjaga asa merebut kejayaan di LaLiga bulan ini.





