
Benfica telah mengajukan pengaduan disipliner kepada UEFA terkait tindakan yang dianggap agresif oleh pemain Real Madrid, Fede Valverde, terhadap Samuel Dahl. Insiden terjadi pada menit ke-83 dalam pertandingan Liga Champions yang mempertemukan Benfica melawan Real Madrid.
Menurut laporan dari media Portugal, A Bola, yang dikonfirmasi oleh AS, Valverde diduga melakukan ayunan tangan tanpa tantangan bola yang jelas. Atlet Real Madrid tersebut tidak mendapatkan hukuman langsung maupun melalui VAR atas tindakan tersebut.
Pendapat Ahli Wasit Mengenai Insiden Valverde
Eduardo Iturralde González, mantan pejabat FIFA dan analis wasit AS, menyatakan bahwa Valverde seharusnya mendapatkan kartu merah langsung. “Itu kartu merah; dia melemparkan tinju tanpa alasan,” menurut Iturralde. Meski pukulan tidak mengenai target secara penuh, tindakan itu tetap pantas dihukum keras.
Kontroversi Bertambah di Tengah Tuduhan Rasisme
Pengaduan Benfica muncul di tengah penyelidikan UEFA atas tuduhan rasisme yang dialamatkan kepada pemain mereka, Gianluca Prestianni. Pemain Real Madrid, Vinícius Júnior, melaporkan Prestianni melakukan pelecehan rasis setelah gol Madrid pada babak kedua.
Wasit François Letexier segera mengaktifkan protokol anti-rasisme dan menunda pertandingan selama beberapa menit. Real Madrid kemudian menyerahkan bukti kepada UEFA sebagai bagian dari investigasi internal mereka.
Jadwal Pertandingan Leg Kedua yang Menegangkan
Setelah kemenangan 1-0 di Estádio Da Luz, Real Madrid akan menjamu Benfica di Estadio Bernabéu pada hari Rabu, 25 Februari. Pertemuan ini menjadi momen krusial untuk menentukan tim mana yang lolos ke babak selanjutnya.
Berikut poin penting terkait pengaduan Benfica terhadap Valverde:
- Insiden terjadi pada menit ke-83 saat tidak ada perebutan bola
- Valverde diduga melakukan pukulan tanpa alasan
- Tidak ada hukuman kartu maupun VAR untuk insiden tersebut
- Benfica merasa tindakan agresi ini harus mendapat sanksi sesuai aturan UEFA
Benfica menegaskan bahwa tindakan Valverde adalah pelanggaran serius yang tidak mendapat perhatian yang semestinya. UEFA kini diharapkan memberikan keputusan terkait keluhan ini sebelum leg kedua berlangsung.





