
Manajer Barcelona, Hansi Flick, telah memperkenalkan denda besar sebesar €40.000 untuk pemain yang datang terlambat pada minggu ini. Denda ini merupakan yang tertinggi yang pernah diterapkan oleh seorang pelatih di Camp Nou.
Gelandang Pedri mengungkapkan kepada televisi Spanyol bahwa aturan kedisiplinan mengenai ketepatan waktu telah mengalami perubahan. “Kalau terlambat, kamu harus membayar denda,” ujarnya.
Striker Barcelona, Ferran Torres, menekankan bahwa aturan ini berlaku ketat terutama pada hari pertandingan. “Jika terlambat saat hari pertandingan, denda yang harus dibayar adalah €40.000,” katanya.
Flick sangat tegas dengan aturan ini dan tidak mentoleransi keterlambatan, bahkan satu menit pun. Mantan pelatih Bayern Munich itu pernah menyatakan, “Jika saya bilang jam 13:30, bukan jam 13:29 atau 13:31.”
Menurut Flick, ketepatan waktu penting karena sebelum pertandingan biasanya ada dua atau tiga pertemuan yang harus diikuti. “Datang terlambat adalah bentuk ketidakhormatan terhadap rekan setim,” tambahnya.
Berikut alasan utama aturan denda ketat dari Flick:
1. Menjaga kedisiplinan tim
2. Menghormati waktu dan usaha rekan satu tim
3. Memastikan persiapan maksimal jelang pertandingan
Kasus serupa pernah terjadi pada pemain pinjaman Manchester United, Marcus Rashford, di bawah asuhan Erik ten Hag. Rashford pernah dikenai sanksi karena terlambat akibat kesiangan. Ia mengaku kecewa, namun memahami alasan pelatih menegakkan disiplin ketat.
Dengan aturan baru ini, Barcelona berharap menjaga profesionalisme pemain agar fokus mencapai hasil terbaik. Flick ingin semua pemain memberi contoh baik dalam hal kedisiplinan dan hormat antar tim. Implementasi denda besar ini menunjukkan komitmen tinggi manajemen terhadap tata tertib klub.





