
Dua pekan penuh persaingan tajam di babak play-off Liga Champions UEFA (UCL) akhirnya menuntaskan perebutan delapan tiket terakhir menuju babak 16 besar. Beberapa momen penting terjadi, termasuk insiden diskriminasi rasial yang melibatkan pemain Benfica dan kebangkitan gemilang Atalanta di leg kedua.
Prestianni Dihukum Suspensi Karena Kasus Rasisme
Insiden bermula saat winger Benfica, Prestianni, mengarahkan ejekan rasial kepada Vinicius Jr dari Real Madrid. Vini yang merasa tersinggung langsung melaporkan kejadian tersebut kepada wasit dan menolak bermain sementara waktu. Protokol anti-rasisme diaktifkan dan laga sempat tertunda sekitar 10 menit sebelum dilanjutkan kembali.
Setelah penyelidikan UEFA, Prestianni dijatuhi sanksi larangan bermain satu pertandingan dan dipastikan absen pada leg kedua. Real Madrid sendiri menegaskan sikap tanpa toleransi terhadap diskriminasi dan sudah mengajukan bukti formal ke UEFA. Vinicius tampil cemerlang di hadapan sekitar 80.000 penonton dengan mencetak gol kunci yang memastikan timnya lolos ke babak berikutnya.
Atalanta Menunjukkan Kebangkitan Dramatis
Setelah mengalami kekalahan di leg pertama dengan dua gol di Dortmund, Atalanta berhasil membalikkan keadaan di leg kedua dengan kemenangan agregat 4-3. Gol dari Scamacca, Zappacosta, Pasalic, dan penalti di masa tambahan sungguh memperlihatkan ketangguhan tim asal Italia ini. Keberhasilan ini mengantarkan Atalanta ke perempat final, di mana mereka akan berhadapan dengan pemenang antara Arsenal atau Bayern Munich.
Hasil Penting Lain di Babak Play-Off
- Bodo Glimt vs Inter Milan: Bodo Glimt melanjutkan kejutan dengan kemenangan agregat 5-2 atas Inter Milan walau bermain tandang di San Siro.
- Galatasaray vs Juventus: Galatasaray mengeliminasi Juventus dengan agregat 7-5 setelah laga sengit yang berlanjut sampai perpanjangan waktu.
- PSG vs Monaco: PSG meraih kemenangan tipis agregat 5-4 dalam duel ketat yang penuh tekanan.
- Atletico Madrid vs Club Brugge: Atletico menang meyakinkan 7-4 secara agregat berkat hat-trick Sørloth.
- Newcastle United vs Qarabag: Newcastle menapaki babak berikutnya dengan dominasi agregat 9-3.
- Leverkusen vs Olympiakos: Leverkusen tampil efektif dengan kemenangan agregat 2-0, mengandalkan gol-gol awal dan pertahanan solid.
Babak play-off kali ini memperlihatkan kombinasi drama di lapangan dan isu serius di luar lapangan. Keputusan tegas UEFA terhadap kasus rasisme menjadi sinyal kuat agar sepak bola memerangi diskriminasi secara tegas. Sementara itu, persaingan ketat di babak 16 besar diprediksi akan semakin menarik dengan sejumlah klub besar dan underdog yang siap memberikan kejutan. Fans kini menantikan siapa yang akan melenggang ke tahap selanjutnya dengan penuh rasa antusias dan waspada.





