Mundo Deportivo: Flick Bisa Turunkan Cancelo untuk Atasi Serangan Giuliano Secara Efektif

Pelatih Barcelona, Flick, tampaknya akan memulai pertandingan dengan menurunkan Cancelo sebagai bek kiri untuk menghadapi Atletico Madrid. Keputusan ini diambil guna mengatasi ancaman serangan dari Giuliano Simeone yang dinilai cukup berbahaya.

Setelah menjalani latihan pemulihan pasca-laga melawan Villarreal, Flick hanya memiliki satu sesi latihan tersisa sebelum pertandingan leg kedua Copa del Rey. Barcelona harus membalikkan defisit 0-4 dari leg pertama agar bisa melaju ke final.

Flick tidak dapat melakukan perubahan lengkap karena beberapa pemain absen. Eric Garcia harus melewatkan pertandingan akibat kartu merah di leg pertama, sedangkan De Jong, Christensen, Gavi, dan Lewandowski juga cedera dan absen.

Kehilangan Lewandowski terutama terasa, karena striker ini mengalami retak tulang orbital medial kiri saat lawan Villarreal. Hal ini menyebabkan Ferran menjadi satu-satunya penyerang murni yang tersedia kecuali Flick memakai Olmo sebagai false nine.

Olmo pernah sukses menjadi false nine saat Barcelona menang 5-1 atas Betis pada Copa del Rey musim lalu. Dia memberikan dua assist dan berhasil mengenai tiang gawang, sehingga opsi ini layak dipertimbangkan kembali.

Susunan pemain kemungkinan besar akan menampilkan Pedri, Yamal, Fermín López, Raphinha, dan Olmo di lini depan. Bernal diperkirakan mengisi posisi gelandang bertahan untuk menguatkan lini tengah.

Di sektor pertahanan, Joan García menjadi pilihan utama sebagai penjaga gawang. Koundé dipastikan bermain sebagai bek kanan, sedangkan Cubasi mengisi posisi bek tengah bersama Araujo atau Gerard Martín.

Cancelo, yang menggantikan Balde di bek kiri, diprediksi akan memiliki peran lebih menyerang sekaligus membantu mempertahankan serangan Atletico. Gerard Martín yang berkaki kiri di bek tengah akan mendukung Cancelo dari sisi pertahanan.

Strategi utama Flick adalah memaksa Giuliano Simeone lebih banyak bertahan agar menurunkan efektivitas serangan Atletico. Denyut tekanan di lini belakang Barcelona diharapkan bisa membatasi ruang gerak Simeone sehingga peluang Atletico bisa diminimalkan.

Exit mobile version