Barcelona menunjukkan semangat bangkit yang tinggi dalam laga leg kedua semifinal Copa del Rey melawan Atletico Madrid. Meski menang 3-0 di kandang, agregat 3-4 membuat Barcelona gagal melanjutkan langkah ke final setelah Atletico bertahan dengan gigih.
Atletico Madrid harus berjuang keras setelah dihajar 0-4 pada leg pertama. Dalam pertandingan yang berlangsung di Spotify Camp Nou, Barcelona langsung menekan sejak menit awal dan berusaha membalikkan defisit besar tersebut. Tiga gol dari Barcelona disumbang oleh dua gol Marc Bernal dan satu penalti Raphinha, menyalakan harapan suporter tuan rumah.
Jalannya Pertandingan
- Gol pembuka tercipta pada menit ke-29 lewat sentuhan Bernal yang memanfaatkan umpan silang Lamine Yamal.
- Pada tambahan waktu babak pertama, penalti diberikan setelah Pedri dijatuhkan dalam kotak penalti dan Raphinha berhasil mengeksekusi dengan tenang.
- Bernal kembali mencetak gol pada menit ke-72, memanfaatkan umpan silang Joao Cancelo, menambah keunggulan Barcelona menjadi 3-0.
Meski demikian, Atletico tetap tenang dan disiplin menjaga pertahanan. Pergantian pemain seperti masuknya Marcus Rashford di babak kedua dari Barcelona tidak cukup untuk mengubah hasil agregat. Atletico mampu menahan tekanan hingga akhir pertandingan.
Statistik dan Fakta Penting
- Agregat skor: Atletico Madrid 4 – 3 Barcelona
- Marc Bernal menjadi pemain kunci dengan dua gol.
- Barcelona menguasai porsi besar penguasaan bola dan peluang tapi gagal menembus pertahanan Atletico lebih dari tiga kali.
- Atletico akan menghadapi pemenang antara Real Sociedad dan Athletic Club di final Copa del Rey.
Pelatih Atletico, Diego Simeone, berhasil membawa timnya mempertahankan gelar dengan strategi pertahanan ketat yang efektif. Sedangkan pelatih Barcelona, Hansi Flick, meski gagal membawa tim melaju ke final, menunjukkan tekad kuat lewat usaha bangkit luar biasa di Camp Nou.
Pertandingan ini menjadi contoh dramatisnya sepak bola yang penuh dengan kejutan dan ketegangan hingga menit terakhir. Kini Atletico fokus menyiapkan diri untuk partai final sementara Barcelona harus mengevaluasi untuk kembali lebih kuat di kompetisi berikutnya.
