
Getafe fullback Diego Rico memberikan kecaman keras kepada bek Jerman Toni Rudiger usai kemenangan mengejutkan timnya atas Real Madrid pada Senin malam. Rico menilai tindakan Rudiger dalam insiden selama pertandingan sangat disengaja dan berbahaya.
Salah satu momen kontroversial terjadi saat Rudiger melakukan tekel keras ketika Rico sedang berada di lantai. Lutut Rudiger mengenai wajah Rico, yang kemudian membuat sang bek Getafe merasa bahwa tindakan itu dilakukan dengan sengaja. Rico mengatakan kepada Deportivo Cope bahwa jika dirinya terluka parah, maka ia bisa saja absen sepanjang musim.
Dia menambahkan bahwa kalau posisinya terbalik, ia yakin akan menerima larangan bermain hingga 10 pertandingan. Rico juga mempertanyakan peran VAR yang menurutnya harusnya digunakan untuk mengawasi insiden berbahaya seperti ini. Dalam pernyataannya, Rico menegaskan bahwa sebelum insiden, terjadi cekcok di lapangan yang memicu amarah Rudiger.
Rico mengklaim bahwa Rudiger hampir mendorong rekannya sendiri untuk bisa menyerangnya secara langsung. Ia menegaskan bahwa Rudiger memang berniat menyakiti dengan cara tersebut dan tidak hanya melakukan tekel biasa. Pemain Getafe itu menyatakan bahwa jika Rudiger benar-benar mengenai posisinya yang rentan, ia bisa saja terluka parah di atas lapangan.
Poin penting dari pernyataan Diego Rico:
- Rudiger melakukan tekel keras dengan lutut menghantam wajahnya.
- Tindakan itu dianggap disengaja berdasarkan tingkah Rudiger sebelum dan sesudah insiden.
- Rico merasa VAR tidak berfungsi untuk situasi sejenis.
- Jika posisi mereka dibalik, Rico yakin dirinya akan mendapat hukuman berat.
- Rudiger bahkan hampir mendorong pemain sendiri demi melancarkan serangan tersebut.
Insiden antara Rico dan Rudiger menyisakan kontroversi terkait fair play dan sikap pemain di lapangan. Sementara Getafe merayakan kemenangan besar mereka, fokus juga mengarah pada sikap agresif dari Rudiger yang kini mendapatkan sorotan. Diego Rico pun menuntut penjelasan lebih lanjut terkait tindakan lawannya agar kejadian serupa tidak terulang.





