Vitinha Klaim Dirinya Masuk 4 Gelandang Terbaik Dunia, Sejajar Pedri dan Fernandes

Vitinha berbicara tentang para gelandang terbaik dunia dalam sebuah wawancara baru-baru ini di Canal 11 Portugal. Dia langsung menempatkan Pedri sebagai pemain terbaik berdasarkan pengalamannya saat melawan gelandang Barcelona tersebut.

Vitinha menyebut Pedri sebagai sosok yang “magis” dan “spektakuler” untuk disaksikan bermain. Menurutnya, melawan Pedri membuat seseorang semakin menghargai kemampuannya di lapangan.

Selain Pedri, Vitinha memasukkan dua nama lain dalam daftar pemain terbaiknya, yaitu Joao Neves dan Bruno Fernandes. Ia mengakui kesulitan memilih hanya dua pemain untuk mengisi posisi tiga besar.

“Untuk saya bukan tiga besar, tapi empat besar yang terbaik yaitu Pedri, Joao Neves, Bruno Fernandes, dan saya sendiri,” ujarnya. Dalam pandangannya, keempat pemain tersebut merupakan gelandang paling menonjol saat ini.

Saat ditanya apakah dia merasa sebagai gelandang terbaik di dunia, Vitinha menunjukkan sikap rendah hati. Ia menganggap predikat tersebut terlalu subjektif dan dipengaruhi oleh opini serta pencapaian karier.

Vitinha menjelaskan bahwa ia merasa pantas masuk ke dalam kelompok gelandang terbaik berdasarkan performa beberapa tahun terakhir. Namun, ia tidak berani mengklaim sebagai yang nomor satu karena hal itu juga tergantung pada gelar dan konsistensi.

Berikut daftar gelandang favorit Vitinha menurut penilaiannya:

1. Pedri – Dikenal karena kreativitas dan penguasaan bola yang luar biasa
2. Joao Neves – Gelandang muda Portugal yang tampil impresif
3. Bruno Fernandes – Pemain kunci sekaligus pengatur serangan timnas Portugal
4. Vitinha – Menganggap dirinya juga layak masuk dalam jajaran ini karena performa solidnya

Pendapat Vitinha memberikan perspektif menarik tentang gelandang terbaik yang tengah bersinar. Penilaian ini juga mencerminkan dinamika persaingan posisi gelandang di level klub dan internasional saat ini.

Pernyataan Vitinha tidak hanya menunjukkan penghargaan terhadap rekan-rekan senegaranya, tapi juga menjelaskan bagaimana ia menilai kualitas pemain berdasarkan pengalaman langsung. Hal ini memberikan gambaran lebih personal tentang standar sebuah gelandang elit di mata seorang pemain profesional.

Berita Terkait

Back to top button