Athletic Club harus menelan kekalahan telak 0-3 saat bertandang ke markas Girona. Kekalahan ini memperpanjang catatan tanpa kemenangan mereka menjadi empat pertandingan beruntun di semua kompetisi (sekali imbang dan tiga kalah).
Girona yang discrutin untuk wilayah zona degradasi justru tampil gemilang dan mengendalikan pertandingan sejak awal. Menariknya, gol pembuka dicetak oleh pemain pinjaman Athletic, Hugo Rincon, pada menit ke-4 dengan tendangan terarah dari sudut sempit. Gol cepat ini menggarisbawahi masalah lini belakang Athletic yang belum bisa menjaga clean sheet selama 13 pertandingan liga berturut-turut.
Performa Duel dan Peluang
Babak pertama berjalan dengan intensitas tinggi. Girona sempat mengajukan protes penalti ketika Daley Blind jatuh di dalam kotak penalti setelah bersenggolan dengan Andoni Gorosabel. Athletic kesulitan menciptakan peluang berbahaya, bahkan Inaki Williams yang mencatat penampilan ke-500 dengan klubnya hanya mampu melepaskan sundulan lemah dari umpan silang Yuri Berchiche. Meski begitu, Girona nyaris menggandakan keunggulan, namun penjaga gawang Athletic, Unai Simón, berhasil menepis tembakan Vladyslav Vanat.
Pada babak kedua, Athletic beberapa kali mengancam, tetapi keberuntungan justru berpihak pada kiper Paulo Gazzaniga. Dia sukses menggagalkan peluang emas Gorka Guruzeta, serta momen beruntun ketika menepis tembakan Aymeric Laporte dan Mikel Jauregizar. Girona tetap terorganisir dan malah mampu memperbesar keunggulan.
Gol Penentu Kemenangan Girona
Gol kedua Girona tercipta pada menit ke-78 melalui Azzedine Ounahi. Claudio Echeverri berperan penting dengan tendangan overheadnya yang jatuh di kaki Ounahi dan berhasil diselesaikan dengan sempurna. Gol ini menjadi pukulan berat bagi Athletic yang tampak semakin frustrasi.
Di masa injury time, Ounahi mencetak gol keduanya setelah menerima assist dari Tsyhankov. Gol ini sekaligus mengunci kemenangan 3-0 bagi Girona di Estadi Montilivi.
Dampak Klasemen dan Penghargaan
Kemenangan ini membuat Girona menjauh dari zona degradasi dengan selisih sembilan poin dan membuka peluang untuk finis di posisi tengah klasemen. Sementara itu, Athletic yang kini terseok di papan tengah klasemen harus memikirkan ulang target lolos ke kompetisi Eropa mereka. Paulo Gazzaniga dinobatkan sebagai Man of the Match atas penampilan cemerlangnya menjaga gawang Girona tetap bersih dari serangan balasan.
Berikut ringkasan penting pertandingan:
- Hugo Rincon (Girona, pinjaman Athletic) cetak gol cepat menit ke-4.
- Penalti untuk Girona ditolak wasit.
- Unai Simón beberapa kali tampil gemilang namun gagal menjaga clean sheet.
- Azzedine Ounahi mencetak dua gol termasuk di menit injury time.
- Girona kini memimpin sembilan poin dari zona degradasi.
Pertandingan ini menjadi bukti bahwa Girona mampu tampil agresif dan terorganisir, sedangkan Athletic masih harus memperbaiki masalah lini belakang jika ingin mempertahankan peluang mereka menuju Eropa pada akhir musim.
