
Jose Bordalas, pelatih Getafe yang kontraknya habis pada Juni nanti, sempat dikaitkan dengan Sevilla pada awal musim ini. Namun, klub Andalusia tersebut memilih untuk menolak kesempatan merekrutnya meski mereka sempat mencari pelatih baru.
Menurut laporan dari Cadena SER, jajaran direksi Sevilla dengan tegas menyampaikan ke pihak perwakilan Bordalas bahwa mereka tidak berminat. Jurnalis Cadena SER, Santi Ortega, mengungkapkan bahwa Bordalas sempat menanyakan peluang menjadi pelatih Sevilla melalui seorang perantara.
Bordalas diketahui terbuka untuk menerima tawaran menangani Sevilla di tengah pencarian pelatih klub tersebut. Namun, penilaian manajemen Sevilla terhadap Bordalas sangat negatif sehingga mereka tidak melanjutkan pembicaraan apa pun.
Presiden dan wakil presiden Sevilla merasa bahwa gaya kepelatihan Bordalas kurang sesuai dengan visi klub. Mereka menilai sang pelatih sulit diajak bekerja sama dan tidak bisa menjalankan program yang klub harapkan.
Sevilla bahkan tidak mempertimbangkan untuk melakukan negosiasi karena ketidakcocokan tersebut sudah jelas sejak awal. Keputusan ini menegaskan bagaimana klub sangat selektif memilih sosok pelatih yang akan mengisi posisi kunci.
Berikut alasan utama Sevilla menolak Bordalas:
1. Penilaian manajemen yang melihatnya sebagai sosok pelatih yang sulit diajak bekerja sama.
2. Ketidaksesuaian gaya kepelatihan dengan filosofi dan rencana klub.
3. Keinginan untuk menghindari proses negosiasi yang dianggap tidak produktif.
Keputusan Sevilla mengabaikan peluang merekrut Bordalas menunjukkan pendekatan klub yang matang dalam memilih pelatih. Mereka lebih fokus pada kecocokan karakter dan visi daripada sekadar reputasi atau peluang jangka pendek.
Sementara itu, Bordalas tetap menjadi sosok yang diminati di kancah La Liga, tetapi kesempatan berkarier di Sevilla belum menjadi kenyataan. Situasi ini membuka peluang bagi klub lain untuk mempertimbangkan jasanya dalam waktu dekat.





