
Yamal menunjukkan ketidakpuasan saat digantikan dalam pertandingan melawan Vallecano. Namun, sumber terpercaya menyatakan rasa kecewanya tidak ditujukan kepada pelatih Flick, melainkan kepada wasit pertandingan.
Menurut wartawan Jose Alvarez Haya dari Sexta, Yamal memahami keputusan pelatih karena hanya tersisa delapan menit pertandingan dan dia sudah menerima kartu kuning. "Yamal paham penggantian itu karena menghindari risiko kartu kedua, terutama saat menghadapi Atletico Madrid selanjutnya," ujarnya.
Yamal merasa frustasi karena sering dilanggar oleh lawan, namun wasit tidak mengeluarkan kartu. Ia juga sangat marah karena penalti yang jelas tidak diberikan oleh wasit. Hal ini membuat kemarahannya lebih ditujukan pada keputusan wasit dibandingkan tindakan penggantian pemain oleh pelatih.
Sebelumnya, Yamal dan rekan setimnya, Fermin, sama-sama menunjukkan ketidaksukaan saat diganti oleh Flick pada babak kedua pertandingan tersebut. Fermin digantikan oleh Olmo pada menit ke-61 dan meski sempat bertepuk tangan kepada fans dan berjabat tangan dengan Flick, ia mengungkapkan kemarahannya dengan menendang perlengkapan di pinggir lapangan.
Pelatih Flick menegaskan bahwa ia menginginkan pemain mengikuti keputusan substitusi dengan legowo. "Ketika kami melakukan pergantian, pemain harus menerimanya karena Olmo adalah pemain yang sangat bagus," kata Flick menanggapi kemarahan Fermin.
Yamal sendiri digantikan oleh Rashford pada menit ke-82 dan menampakkan ekspresi ketidakpuasan yang jelas terhadap Flick. Rekaman video yang diambil oleh DAZN memperlihatkan Yamal menghindari tatapan pelatih setelah berjabat tangan dan berulang kali menunjuk ke arah Flick saat berjalan menuju bangku cadangan.
Yamal juga mengeluh kepada Arnau-Blanco, asisten pelatih Flick. Ia berkata, "Ini selalu terjadi, ini gila, ini keterlaluan," dan menambahkan, "Selalu menargetkan saya, selalu menargetkan saya." Arnau-Blanco mencoba menenangkannya dengan mengatakan "Oke," namun Yamal malah semakin emosi.
Menjelang akhir pertandingan, Yamal bersembunyi di tangga menuju terowongan pemain dan mendapat penghiburan dari Szczesny. Ini bukan kali pertama Yamal mengekspresikan kemarahannya secara terbuka terkait penggantian pemain dalam pertandingan, sebelumnya hal ini sudah terjadi ketika melawan Levante.
Fakta Penting Mengenai Reaksi Yamal dan Pergantian Pemain:
- Yamal digantikan saat pertandingan hampir berakhir dan telah menerima kartu kuning.
- Kemarahan Yamal lebih karena kekecewaan terhadap keputusan wasit daripada pelatih.
- Yamal merasa sering dilanggar tanpa mendapatkan hukuman dari wasit.
- Substitusi dilakukan untuk menghindari risiko kartu kedua dan mempersiapkan pertandingan berikutnya.
- Flick menekankan pentingnya pemain menerima keputusan penggantian demi tim.
Peristiwa ini menunjukkan tekanan yang dirasakan oleh pemain muda seperti Yamal dalam situasi pertandingan penting. Emosi yang muncul juga menggambarkan ketegangan hubungan antara pemain dengan wasit yang berperan krusial selama pertandingan. Flick dan staf pelatih harus terus mengelola dinamika tim agar situasi serupa tidak mengganggu performa di laga berikutnya.





