Deschamps Di Bawah Tekanan Seleksi, Persaingan Ketat Prancis Memaksa Pilihan Sulit

Didier Deschamps menghadapi persaingan ketat dalam menentukan susunan pemain Prancis jelang laga uji coba melawan Kolombia di Landover, Maryland. Sang pelatih mengakui ia punya sekitar tiga opsi untuk setiap posisi, tetapi keputusan akhir harus segera dipersempit karena skuad Les Bleus terus berkembang.

Prancis datang dengan modal kemenangan 2-1 atas Brasil di Foxborough, saat Kylian Mbappe dan Hugo Ekitike mencetak gol meski Dayot Upamecano mendapat kartu merah pada awal babak kedua. Pada laga berikutnya, Deschamps diperkirakan melakukan rotasi besar karena beberapa nama penting seperti Eduardo Camavinga, N’Golo Kante, Rayan Cherki, dan Desire Doue belum menjadi starter saat melawan Brasil.

Persaingan di tiap lini makin ketat

Deschamps menegaskan situasi ini membuatnya belum punya gambaran baku untuk pemilihan pemain. Ia menyebut kepadatan opsi di tiap posisi sebagai tantangan, terutama saat beberapa pemain inti absen.

“Barcola, Saliba dan Kounde biasanya ada di sini. Sejak saya menilai ada tiga pilihan di semua posisi, saya tidak bisa membawa semuanya,” kata Deschamps kepada wartawan.

Pelatih berusia 56 tahun itu juga menilai Prancis memiliki ambisi tinggi karena kualitas yang mereka punya. Namun, ia menilai timnya masih harus melewati satu langkah penting untuk benar-benar sampai ke level teratas.

Kolombia dinilai lawan yang berbahaya

Deschamps memberi perhatian khusus kepada Kolombia yang dinilainya punya kualitas besar di lini serang. Ia mengingatkan bahwa Kolombia finis di atas Brasil pada grup kualifikasi Piala Dunia zona CONMEBOL dan layak mendapat respek penuh.

Berikut poin penting yang menjadi perhatian Deschamps menjelang laga tersebut:

  1. Prancis punya banyak opsi di setiap posisi.
  2. Beberapa pemain kunci absen karena cedera.
  3. Rotasi pemain hampir pasti terjadi saat melawan Kolombia.
  4. Kolombia dinilai punya ancaman besar lewat Luis Diaz dan James Rodriguez.

“Tim ini punya banyak kualitas, mereka lawan yang sulit. Di lini depan, mereka sangat berbahaya,” ujar Deschamps.

Ia menambahkan bahwa Prancis akan menghormati Kolombia seperti mereka menghormati Brasil, sambil menyoroti dua pemain kunci lawan, Luis Diaz dan James Rodriguez, sebagai sosok yang bisa menentukan jalannya pertandingan.

Kante kembali merasakan atmosfer tim nasional

Di sisi lain, N’Golo Kante menyampaikan rasa bangganya kembali membela tim nasional. Gelandang Fenerbahce itu mengaku sempat melewati masa panjang tanpa tampil untuk Prancis, sebelum akhirnya kembali masuk dalam skuad.

“Bermain untuk tim Prancis selalu menjadi kehormatan. Saya sempat punya periode saat bermain sangat banyak,” kata Kante. “Dengan waktu dan cedera, itu sedikit berkurang. Tapi sekarang saya menikmati berada di sini. Yang terpenting adalah menikmati momennya.”

Deschamps kini harus menyeimbangkan performa, kedalaman skuad, dan kondisi fisik pemain sebelum menetapkan susunan terbaik untuk laga-laga berikutnya. Dengan banyaknya nama berkualitas di lini serang dan tengah, persaingan di internal Prancis justru menjadi salah satu kekuatan utama Les Bleus saat mereka menatap tantangan melawan Kolombia.

Berita Terkait

Back to top button