De La Fuente Tak Gentar Sebut Spanyol Favorit, Tantangan Besar Menanti di Panggung Dunia

Luis de la Fuente menegaskan dirinya tidak gentar saat Spanyol disebut sebagai salah satu favorit juara Piala Dunia. Pelatih kepala Spanyol itu justru menyambut tekanan tersebut dan menilai status itu layak diterima timnya.

De la Fuente mengatakan skuadnya harus bisa menikmati ekspektasi besar yang kini mengarah ke mereka. Ia menegaskan fokus tim saat ini hanya pada persiapan menuju turnamen.

Spanyol datang dengan modal kuat

Spanyol tiba di jalur Piala Dunia dengan catatan yang meyakinkan setelah tampil tajam di fase kualifikasi. Mereka meraih lima kemenangan dari enam laga, dengan satu hasil imbang, mencetak 21 gol dan hanya kebobolan dua kali.

Performa itu mempertegas alasan mengapa Spanyol masuk radar kandidat juara. Tim asuhan De la Fuente juga membawa modal gelar Eropa yang mereka raih pada 2024 setelah mengalahkan Inggris di final.

Target besar di Grup H

Di putaran final, Spanyol akan bersaing di Grup H bersama Cape Verde, Arab Saudi, dan Uruguay. Mereka memburu gelar Piala Dunia kedua setelah keberhasilan pada 2010.

De la Fuente meminta timnya tetap tenang meski label favorit terus melekat. Ia menilai kemenangan di ajang sebesar itu hanya bisa datang jika tim tampil nyaris sempurna di setiap laga.

De la Fuente tidak lari dari tekanan

“Tidak ada keraguan bahwa kami termasuk favorit dan saya menyukainya, saya tidak menghindari tantangan itu,” ujar De la Fuente. Ia menambahkan bahwa ada banyak tim kuat lain yang juga punya peluang besar untuk juara.

Pelatih berusia tersebut juga menegaskan fokus latihan tim sudah mengarah sepenuhnya ke Piala Dunia. Menurut dia, laga uji coba dan persiapan teknis menjadi bagian penting untuk menjaga momentum sebelum turnamen dimulai.

Lamine Yamal jadi sorotan

Salah satu alasan lain Spanyol dipandang berbahaya adalah performa Lamine Yamal. Winger muda itu tampil produktif di level klub dan terus menunjukkan perkembangan yang stabil.

Dalam seluruh kompetisi musim ini, hanya Kylian Mbappe yang memiliki kontribusi gol langsung lebih banyak di antara pemain LaLiga, dengan Yamal mengoleksi 36 kontribusi gol. Rinciannya adalah 21 gol dan 15 assist, dan De La Fuente menilai perkembangan sang pemain masih jauh dari selesai.

“Lamine adalah pesepak bola yang jauh lebih baik dibanding dua tahun lalu, dan ia akan lebih baik lagi dua tahun ke depan,” kata De La Fuente. “Dia masih dalam fase berkembang dan kontribusinya untuk tim terus meningkat setiap hari.”

Data penting Spanyol jelang Piala Dunia

  1. Lima kemenangan dari enam laga kualifikasi.
  2. 21 gol dicetak dan hanya dua gol kebobolan.
  3. Lawan di Grup H: Cape Verde, Arab Saudi, dan Uruguay.
  4. Gelar dunia terakhir Spanyol diraih pada 2010.
  5. Lamine Yamal mencatat 21 gol dan 15 assist musim ini di semua kompetisi.

Spanyol kini menatap pertandingan persiapan melawan Mesir dengan tujuan menjaga ritme permainan dan memperkuat detail taktik. Di tengah status favorit yang makin jelas, De La Fuente ingin timnya tetap disiplin, kompetitif, dan sepenuhnya terfokus pada Piala Dunia.

Exit mobile version