Hansen Ingin Barcelona Balas Luka Final, Misi Menembus Panggung Eropa Lagi

Caroline Graham Hansen menegaskan Barcelona melakukan segalanya untuk menebus kekecewaan musim lalu di Liga Champions Wanita. Winger asal Norwegia itu menyampaikan pesan tersebut usai Barcelona melaju ke semifinal setelah menghancurkan Real Madrid 6-0 pada leg kedua perempat final.

Barcelona menang besar dengan agregat 12-2 dan tampil sangat dominan di hadapan publik sendiri. Hansen ikut menyumbang dua gol, sementara Alexia Putellas, Irene Paredes, Ewa Pajor, dan Esmee Brugts juga masuk daftar pencetak gol.

Barcelona incar pembalasan di fase akhir

Kemenangan telak atas Madrid membuka jalan bagi Barcelona untuk menantang Bayern Munich demi satu tiket ke partai puncak. Fokus mereka kini jelas, yakni menuntaskan misi yang gagal mereka capai pada musim lalu saat kalah 0-1 dari Arsenal di Estadio Jose Alvalade.

Hansen bermain penuh dalam final tersebut dan masih menyimpan ambisi besar untuk kembali ke laga pamungkas. “Tentu saja, itu bagian dari sepak bola. Anda bisa bermain sebaik mungkin sepanjang musim,” kata Hansen kepada wartawan.

“Namun ketika waktunya tiba untuk berada di final, kami tidak ada di sana musim lalu. Jadi jelas kami ingin mencoba mencapai final lagi dan menunjukkan bahwa kami bisa bermain bagus di final lagi. Karena kami sudah pernah melakukannya, dan kami ingin mengulanginya.”

Dominasi atas Real Madrid terus berlanjut

Barcelona kini mencatat 24 kemenangan dari 25 pertemuan dengan Real Madrid di semua ajang, dengan satu laga lain berakhir imbang. Di kompetisi piala, Blaugrana bahkan menang di seluruh 13 pertemuan mereka dengan total skor agregat 51-7.

Secara statistik, Barcelona juga tampil sangat efektif di leg kedua. Mereka membuat 33 tembakan dengan 14 mengarah ke gawang dan menghasilkan expected goals 5,36, jauh di atas Real Madrid yang hanya mencatat xG 1,07 dari delapan percobaan.

Pelatih Barcelona Pere Romeu memuji mental dan intensitas timnya yang tetap terjaga meski posisi mereka sudah sangat aman sejak leg pertama. Barcelona sudah unggul 6-2 dan kembali tampil agresif, hingga sempat memimpin empat gol saat laga baru berjalan 34 menit.

Pere Romeu soroti mental juang skuadnya

Romeu menyebut dirinya beruntung bisa melatih tim dengan karakter seperti ini. Ia menilai para pemain tetap lapar untuk berkembang dan menjaga level permainan dalam setiap sesi latihan maupun pertandingan.

“Ini adalah privilese bekerja di sini, bukan hanya untuk pertandingan seperti ini, tetapi untuk malam-malam seperti yang kami nikmati,” ujar Romeu. “Privileg itu juga datang karena grup ini sangat kompetitif.”

“Mereka lapar untuk berkembang. Mereka bekerja dari menit pertama sampai menit ke-90. Saat laga sudah hampir selesai, luar biasa melihat pemain saya tetap menjaga rasa lapar dan intensitas setinggi itu.”

Catatan penting dari laga Barcelona vs Real Madrid

  1. Barcelona menang 6-0 pada leg kedua perempat final.
  2. Agregat akhir menjadi 12-2 untuk Blaugrana.
  3. Hansen mencetak dua gol dalam pertandingan tersebut.
  4. Barcelona mencatat 33 tembakan dan 14 on target.
  5. Berikutnya Barcelona menghadapi Bayern Munich di semifinal.

Real Madrid akui kalah kualitas

Dari kubu Real Madrid, pelatih Pau Quesada mengakui timnya jauh di bawah lawan sepanjang pertandingan. Ia menyebut Barcelona terlalu kuat dan terlalu dominan dalam semua aspek permainan.

“Barcelona benar-benar melindas kami,” kata Quesada kepada UEFA.com. “Menurut saya mereka jauh lebih superior dari kami di semua area.” Ia juga menambahkan bahwa banyak hal yang tidak berjalan sesuai rencana, termasuk keputusan taktis yang ia anggap perlu dievaluasi dalam beberapa hari ke depan.

Barcelona kini membawa momentum besar ke semifinal, dengan target yang semakin jelas: menghapus luka dari final musim lalu dan kembali membuktikan diri sebagai kekuatan utama sepak bola wanita Eropa.

Berita Terkait

Back to top button