
Diego Simeone meluapkan kekesalannya setelah Gerard Martin lolos dari kartu merah saat Barcelona menang 2-1 atas Atletico Madrid di Estadio Metropolitano. Pelatih Atletico itu menegaskan bahwa situasi tersebut “sangat jelas” dan karena itu, menurutnya, tidak perlu banyak dibahas.
Laga itu berjalan dramatis setelah Nicolas Gonzalez lebih dulu diusir wasit karena pelanggaran sebagai orang terakhir terhadap Lamine Yamal di menit akhir babak pertama. Atletico sempat unggul lebih dulu lewat gol Giuliano Simeone, tetapi Marcus Rashford membalas untuk Barcelona hanya tiga menit kemudian sebelum Robert Lewandowski memastikan kemenangan lewat gol menit ke-87.
Kartu merah yang membuat Simeone emosi
Kontroversi terbesar muncul bukan pada kartu merah Gonzalez, melainkan pada keputusan VAR yang membatalkan hukuman untuk Martin. Bek Barcelona itu terlihat melakukan sapuan bola, tetapi dalam prosesnya ia mengenai pergelangan kaki Thiago Almada dengan ujung sepatu yang terangkat.
Dalam wawancara dengan DAZN usai laga, Simeone menolak memperpanjang perdebatan. Ia mengatakan, “Jangan bicara soal aksi itu, apa yang kami katakan tidak ada gunanya. Jangan buang waktu.”
Ia lalu menambahkan, “Semua orang akan mengatakan apa yang mereka pikirkan, tetapi ketika permainan begitu jelas, tidak perlu bicara.” Pernyataan itu menegaskan rasa frustrasinya terhadap keputusan wasit dan VAR yang menurutnya tidak konsisten.
Simeone lebih menerima kartu Gonzalez
Meski marah atas insiden Martin, Simeone bersikap lebih tenang saat membahas kartu merah Nicolas Gonzalez. Ia tetap tidak sepakat dengan perubahan hukuman dari kartu kuning kedua menjadi kartu merah langsung, tetapi mengakui insiden itu memang layak dihukum.
“Begitu dia meluncur, jelas itu setidaknya kartu kuning dan kartu merah,” kata Simeone. “Permainannya jelas, saya tidak berpikir itu kartu merah langsung, tetapi dia memang akan diusir. Dia bermain bagus, kecuali pada aksi itu.”
Pernyataan itu menunjukkan bahwa Simeone membedakan dua keputusan wasit yang terjadi dalam pertandingan tersebut. Ia menilai satu insiden masih bisa diperdebatkan, tetapi satu lagi dianggap terlalu jelas untuk diabaikan.
Wasit dinilai lakukan kesalahan biasa
Dalam konferensi pers setelah pertandingan, Simeone juga ditanya apakah wasit Mateo Busquets Ferrer telah merugikan timnya. Ia menolak menyalahkan sang pengadil secara langsung dan memilih memberi komentar yang lebih hati-hati.
“Tidak, mereka tidak merugikan saya,” ujar Simeone. “Ofisial juga bisa membuat kesalahan, sama seperti pelatih dan pemain.” Ia lalu mencontohkan laga Real Betis melawan Rayo Vallecano, ketika menurutnya pelanggaran serupa berbuah kartu merah.
Fakta penting dari laga Atletico vs Barcelona
- Atletico Madrid sempat unggul lebih dulu lewat Giuliano Simeone.
- Marcus Rashford menyamakan skor untuk Barcelona tiga menit kemudian.
- Nicolas Gonzalez mendapat kartu merah karena pelanggaran sebagai orang terakhir terhadap Lamine Yamal.
- Robert Lewandowski mencetak gol kemenangan Barcelona pada menit ke-87.
- Gerard Martin lolos dari kartu merah setelah tinjauan VAR.
Fokus berikutnya ke Liga Champions
Atletico kini akan segera bertemu Barcelona lagi di Camp Nou pada leg pertama perempat final Liga Champions. Duel itu datang hanya beberapa waktu setelah kedua tim saling berhadapan berkali-kali dalam musim ini, termasuk di ajang Copa del Rey ketika Atletico keluar sebagai pemenang agregat 4-3 atas Barcelona.
Simeone juga mengingatkan anak asuhnya agar tidak mengulang kesalahan pada leg kedua Copa del Rey yang sempat membuat Atletico kesulitan. “Kami harus kuat dan bermain lebih baik daripada di leg kedua Copa, di mana mereka tidak membiarkan kami berpikir, menyerang, atau menciptakan peluang,” ujarnya. “Kami harus memberi lebih, karena kami akan menghadapi perempat final Liga Champions.”





