Whitecaps Menang Dramatis di Injury Time, Son Catat Empat Assist Saat LAFC Menggila

Vancouver Whitecaps meraih kemenangan dramatis 3-2 atas Portland Timbers dalam laga MLS yang berlangsung panas di BC Place. Thomas Müller dan Sebastian Berhalter mencetak gol pada masa injury time babak kedua untuk membalikkan keadaan setelah tuan rumah sempat tertinggal jelang laga usai.

Laga derby Cascadia ini berjalan ketat sejak awal, dengan Whitecaps unggul lebih dulu lewat Edier Ocampo sebelum Juan Mosquera menyamakan skor lewat voli melengkung yang menakjubkan ke pojok jauh gawang. Portland lalu berbalik memimpin saat David da Costa menuntaskan peluang dengan sentuhan chip dari sudut sempit, dan skor 2-1 itu bertahan hingga menit-menit terakhir.

Drama di BC Place

Vancouver terus menekan pada babak kedua dan akhirnya mendapat momentum saat Antony dihukum karena menyentuh bola dengan lengan saat memblok tembakan Ocampo. Müller mengeksekusi penalti dengan tenang ke arah atap gawang pada awal injury time untuk membuat skor kembali imbang.

Tekanan Whitecaps belum berhenti setelah itu dan Berhalter memastikan kemenangan pada menit tambahan kelima. Sepakan kaki bagian dalamnya dari luar kotak penalti melaju tipis melewati jangkauan James Pantemis dan memicu selebrasi besar di kandang Vancouver.

Posisi klasemen tetap terjaga

Hasil ini membuat Vancouver bertahan di posisi kedua klasemen Wilayah Barat dengan 15 poin dari enam laga. Mereka hanya terpaut satu poin dari pemimpin sementara Los Angeles FC, sehingga persaingan papan atas masih sangat terbuka.

Kemenangan ini juga menegaskan mental Whitecaps yang mampu bangkit saat berada dalam tekanan. Tim asuhan Vancouver menunjukkan efektivitas tinggi pada momen krusial, terutama ketika laga tampak hampir lepas dari genggaman.

LAFC pesta gol, Son Heung-min catat empat assist

Di pertandingan lain, LAFC tampil sangat dominan saat menghancurkan Orlando City 6-0 di BMO Stadium. Denis Bouanga mencetak hat-trick, sementara Sergi Palencia dan Tyler Boyd ikut menyumbang gol setelah David Brekalo membuat gol bunuh diri yang membuka pesta tuan rumah.

Son Heung-min menjadi sorotan utama dalam kemenangan besar itu karena mencatat empat assist. Seluruh assist tersebut lahir di babak pertama, dan Bouanga memanfaatkan tiga di antaranya untuk memperbesar keunggulan LAFC sebelum turun minum.

Pelatih Marc Dos Santos memuji kontribusi Son dan menilai performanya sangat penting bagi tim. Ia menyebut Son tidak harus selalu mencetak gol, tetapi harus membantu tim, dan perannya dalam laga itu dianggap luar biasa.

Catatan penting dari pertandingan

  1. Thomas Müller mencetak gol penyeimbang dari titik penalti pada awal injury time.
  2. Sebastian Berhalter memastikan kemenangan Vancouver pada menit tambahan kelima.
  3. Son Heung-min membuat empat assist dalam satu pertandingan MLS.
  4. LAFC mencatat enam clean sheet beruntun di awal musim.
  5. Vancouver dan LAFC sama-sama menjaga posisi mereka di papan atas Wilayah Barat.

Rekor dan capaian yang menonjol

Son menjadi pemain ke-11 dalam sejarah MLS yang mencatat empat assist dalam satu pertandingan. Ia juga menjadi pemain pertama sejak Lionel Messi yang mampu mencapai angka tersebut, setelah Messi sebelumnya mencatat lima assist dalam satu laga, rekor tertinggi sepanjang sejarah kompetisi.

Dari sisi pertahanan, LAFC juga menorehkan catatan langka dengan enam clean sheet beruntun sebagai awal musim. Mereka menjadi tim pertama dalam sejarah MLS yang memulai musim dengan torehan tersebut, sekaligus baru tim keempat yang pernah menciptakan rangkaian enam nirbobol dalam satu musim kompetisi.

Exit mobile version