Pelatih Spurs Frank Kecam Teriakan Tidak Taat Usai Kekalahan dari Fulham

Tottenham Hotspur kembali menelan kekalahan di kandang setelah kalah 1-2 dari Fulham pada Sabtu malam. Kekalahan tersebut menambah catatan buruk Spurs dengan 10 kali kalah di kandang sepanjang tahun ini, yang merupakan rekor tertinggi klub bersama tahun 1994 dan 2003.

Manajer Spurs, Thomas Frank, mengecam keras aksi booing yang dilakukan oleh pendukungnya selama pertandingan. “Saya tidak suka para suporter langsung mengejek Vicario setelah kesalahan itu, dan beberapa kali setelahnya,” katanya. Frank menilai tindakan tersebut tidak mencerminkan dukungan sejati bagi tim yang sedang berjuang di lapangan.

Fulham unggul cepat dalam pertandingan dengan dua gol hanya dalam waktu lima menit. Kenny Tete mencetak gol pembuka, diikuti oleh gol jarak jauh Harry Wilson yang memanfaatkan kesalahan penjaga gawang Spurs, Guglielmo Vicario. Kondisi ini menunjukkan awal terburuk Spurs dalam laga kandang di Liga Premier.

Setelah gol pertama terjadi karena bola defleksi, gol kedua dari tembakan jarak jauh membuat Spurs segera tertinggal dua gol. Frank mengakui bahwa menghadapi defisit awal seperti itu ibarat “mendaki gunung”. Ia menekankan pentingnya kesabaran dan tetap tenang untuk menghadapi tekanan.

Selama babak kedua, Spurs menunjukkan peningkatan performa dan menciptakan beberapa peluang. Mohammed Kudus sempat mencetak gol balasan, namun timnya gagal menyamakan skor. Frank menyebut penampilan emosional tersebut wajar karena tekanan untuk menang di kandang sangat besar.

Sementara itu, pelatih Fulham Marco Silva memuji perjuangan timnya untuk mempertahankan keunggulan hingga akhir. Ia menyatakan bangga dengan cara pemain bertarung dan menyebut babak pertama sebagai penampilan yang sangat klinis. Kemenangan ini menandai kemenangan tandang pertama Fulham atas Spurs sejak Maret.

Berikut adalah data penting tentang pertandingan tersebut:
1. Tottenham mengalami kekalahan kandang ke-10 di musim ini, menyamai rekor klub dalam satu kalender tahun.
2. Gol cepat Fulham tercipta dalam 5 menit 43 detik, rekor kecepatan tertinggal dua gol Spurs di kandang.
3. Mohammed Kudus mencetak satu gol balasan bagi Spurs.
4. Kemenangan ini mengangkat posisi Fulham menjauh dari zona degradasi.

Thomas Frank berharap para pendukung Spurs bisa tetap memberikan dukungan yang membangun, terutama dalam situasi sulit. Ia menegaskan bahwa kritikan wajar di akhir pertandingan, tetapi mengejek saat laga berjalan adalah hal yang tidak bisa diterima.

Exit mobile version