
Bruno Fernandes akhirnya angkat bicara soal keputusannya meninggalkan Manchester United dan bergabung dengan liga sepak bola Saudi. Gelandang asal Portugal ini mengungkapkan, meski tawaran finansial dari klub Saudi sangat besar, namun tekanan dari klub lamanya justru mendorongnya untuk pergi.
Fernandes menolak tawaran menggiurkan dari Al-Hilal dan Al-Ittihad pada musim panas lalu. Klub-klub tersebut dikabarkan siap membayar hingga £700.000 per minggu, yang nilainya mencapai sekitar £200 juta untuk kontrak tiga tahun.
Loyalitas Fernandes kepada Manchester United
Fernandes memilih tetap bertahan di Old Trafford meski menghadapi banyak kesulitan. Dalam wawancara dengan Canal 11, pemain berusia 31 tahun ini mengaku tergoda dengan uang. Namun, ia tak ingin mengorbankan rasa hormatnya kepada klub.
Ia menegaskan, "Saya bisa saja pergi seperti banyak pemain lain dengan alasan uang, tapi saya tidak pernah melakukannya. Saya merasa punya empati dan kasih sayang yang sama dengan klub." Namun Fernandes menambahkan, "Tiba saatnya bagi mereka, uang lebih penting daripada segalanya. Klub ingin saya pergi, itu yang saya rasakan."
Perasaan Fernandes tentang hubungan dengan klub
Di Manchester United, Fernandes telah mencatat 103 gol dan 93 assist dalam 307 pertandingan. Ia tampak bertekad untuk menyelesaikan kontraknya hingga Juni 2027. Namun, ia merasa ada ketidakcocokan antara dirinya dan manajemen klub.
"Saya memutuskan bertahan juga karena alasan keluarga dan karena saya benar-benar menyukai klub ini. Pembicaraan dengan manajer juga membuat saya tetap bertahan. Tapi dari sisi klub, saya merasa seperti, ‘jika kamu pergi, itu tidak terlalu merugikan kami’. Itu sangat menyakitkan saya," ungkap Fernandes.
Lebih lanjut, ia mengatakan, "Lebih dari rasa sakit, saya merasa sedih karena saya adalah pemain yang tak pernah mereka kritik. Saya selalu tersedia dan saya selalu memberikan yang terbaik, baik saat bermain bagus atau buruk. Melihat sekeliling saya, ada pemain yang tidak menghargai klub sebesar saya dan tidak membelanya, itu yang membuat saya sedih."
Faktor-faktor yang mempengaruhi keputusan Fernandes
- Tawaran finansial besar dari klub-klub Saudi.
- Tekanan dari pihak Manchester United untuk melepasnya.
- Kesetiaan Fernandes terhadap klub dan para penggemar.
- Pertimbangan keluarga sebagai alasan penting bertahan.
- Rasa kecewa terhadap manajemen atas sikap mereka yang dianggap kurang mendukung.
Pernyataan Fernandes ini memberikan gambaran lebih jelas mengenai dinamika di balik kepindahannya ke Liga Saudi. Ia menegaskan bahwa keputusan itu bukan semata soal uang, melainkan hasil dari kondisi di klub yang membuatnya merasa kurang dihargai. Fernandes kini fokus menjalani sisa kontraknya dan berupaya tetap memberikan kontribusi maksimal bagi Manchester United hingga waktu yang ditentukan.





