
Fulham harus menelan kekecewaan setelah kebobolan di masa injury time dalam laga tandang melawan Leeds. Mereka sempat tampak akan membawa pulang satu poin penting ke London, namun gol terakhir Lukas Nmecha menggagalkan hasil imbang tersebut.
Manajer Fulham, Marco Silva, mengakui penampilan timnya kurang memuaskan, terutama di babak kedua. Silva mengatakan, “Itu bukan penampilan yang bagus sama sekali. Kami kalah dan harus memberikan selamat kepada Leeds, lalu fokus melanjutkan ke pertandingan berikutnya.”
Silva mengungkapkan bahwa paruh pertama berjalan cukup imbang tanpa peluang yang benar-benar berbahaya dari kedua tim. Namun, di babak kedua, performa Fulham menurun dan tidak sesuai dengan tuntutan pertandingan.
Pelatih asal Portugal itu menyesalkan momen kekalahan terakhir yang berkenaan dengan lemahnya pertahanan timnya. Silva menuturkan, “Mereka mencetak gol di akhir laga, meskipun sebenarnya sudah ada peluang lebih awal. Kami kecewa karena saat gol itu terjadi, kami harusnya bisa bertahan lebih baik.”
Menurut Silva, kegagalan bertahan terjadi karena kekalahan beruntun dalam tiga sampai empat duel penting yang seharusnya bisa dimenangkan oleh Fulham. Hal tersebut dinilainya sebagai titik lemah yang harus diperbaiki untuk pertandingan mendatang.
Berikut tiga poin utama dari komentar Silva terkait kekalahan tersebut:
1. Penampilan babak pertama cukup seimbang tanpa peluang jelas bagi kedua tim.
2. Penurunan kualitas permainan di babak kedua menyebabkan Leeds lebih dominan.
3. Kesalahan bertahan di injury time menjadi faktor utama kekalahan.
Situasi ini menjadi tantangan bagi Fulham untuk segera bangkit dan memperbaiki catatan mereka dalam pertandingan-pertandingan berikutnya. Silva menegaskan perlunya evaluasi menyeluruh agar tim dapat tampil lebih konsisten.





