
Barcelona tengah mengalami sorotan besar terhadap bakat muda mereka, Lamine Yamal, yang sering dibandingkan dengan legenda klub, Lionel Messi. Namun, gelandang Barcelona, Dani Olmo, menegaskan bahwa membandingkan Yamal dengan Messi adalah hal yang “gila”.
Yamal menapaki kariernya melalui akademi La Masia, tempat yang sama di mana Messi mengawali perjalanan gemilangnya. Meski begitu, Olmo menilai perbandingan tersebut terlalu berlebihan dan tidak tepat bagi perkembangan pemain muda tersebut.
Performa Lamine Yamal di Lapangan
Pada pertandingan terakhir melawan Real Oviedo, Yamal yang baru berusia 18 tahun berhasil mencetak gol akrobatik luar biasa. Gol tersebut membantu Barcelona menang 3-0 dan naik ke puncak klasemen LaLiga.
Olmo mengungkapkan, “Lamine memiliki jalannya sendiri dan dia sangat menyadarinya. Membandingkan pemain saat ini dengan Messi adalah sesuatu yang gila.” Ia menambahkan, “Lamine adalah sebuah ‘spektakel’, dia sangat muda, dan apa yang diberikannya sekarang sangat luar biasa, dan masa depan akan lebih hebat lagi.”
Rekam Jejak dan Peran Yamal
Yamal melakukan debutnya bersama Barcelona pada usia 15 tahun dan telah memecahkan berbagai rekor, termasuk menjadi pencetak gol termuda dalam sejarah LaLiga. Selain itu, ia juga membawa Spanyol meraih trofi EURO 2024 dan menjadi sosok penting dalam perjalanan Barcelona ke semifinal Liga Champions musim sebelumnya.
Dani Olmo menambahkan, “Dia tenang, memiliki jalur dan ide sendiri. Kami akan selalu mendukungnya, itu tugas kami.” Menurut Olmo, keberhasilan Yamal akan menjadi keuntungan besar untuk keseluruhan tim.
Persiapan Barcelona untuk Liga Champions
Barcelona akan menghadapi FC Copenhagen dalam pertandingan Liga Champions tengah pekan ini. Klub asal Spanyol tersebut wajib meraih kemenangan dan berharap hasil laga lain mendukung agar bisa lolos langsung ke babak 16 besar.
Pelatih Hansi Flick menyampaikan bahwa Barcelona tetap harus menghormati lawan yang memiliki tim berkualitas. Namun, ia yakin timnya memiliki peluang besar untuk finis di posisi delapan besar dan akan berjuang maksimal untuk mencapainya.
Flick juga mengonfirmasi absennya pemain kunci seperti Pedri Gonzalez yang cedera dan Frenkie de Jong yang diskors, sementara kemungkinan Ferran Torres akan kembali dari cedera dan siap tampil.
Perjalanan Yamal bersama Barcelona masih panjang dan dukungan dari rekan setim serta pelatih menjadi kunci untuk mengembangkan potensinya tanpa tekanan perbandingan yang berlebihan seperti dengan Messi.





