Mikel Arteta menegaskan bahwa keunggulan Arsenal sembilan poin di puncak klasemen Liga Primer Inggris tidak menjamin apapun. Ia menilai jarak tersebut “tidak berarti apa-apa” mengingat banyak pertandingan masih harus dilalui.
Saat ini, Arsenal memimpin dengan selisih poin yang cukup jauh dari Manchester City yang akan menghadapi Liverpool. Kekalahan City di laga tersebut bisa membuat posisi mereka sulit dikejar dalam 13 pertandingan terakhir musim ini.
Arsenal berhasil memetik kemenangan 3-0 atas Sunderland pada Sabtu lalu, melebar jarak mereka di puncak klasemen. Ini menjadi pertama kalinya sejak musim 2003-04 mereka kembali unggul setidaknya sembilan poin di puncak pada akhir pekan tertentu.
Meski demikian, Arteta memilih untuk tidak mengumbar euforia dan tetap fokus pada tugas timnya. “Kami masih harus memenangkan banyak pertandingan untuk mencapai target kami,” ujarnya.
Manajer Arsenal tersebut juga menegaskan pentingnya fokus penuh pada laga pekan depan melawan Brentford. Ia mengingatkan bahwa fokus sebaiknya tidak teralihkan oleh posisi klasemen saat ini.
Menurut data dari superkomputer Opta, peluang Arsenal meraih juara Liga Primer sangat tinggi mencapai 93,6 persen dari simulasi. Sementara peluang Manchester City hanya 4,6 persen dan Aston Villa 1,6 persen.
Tim lain yang masih memiliki peluang tipis adalah Chelsea di posisi kelima dengan kemungkinan hanya 0,1 persen. Data ini menunjukkan dominasi Arsenal dalam perburuan gelar saat ini.
Pernyataan Arteta mencerminkan sikap realistis meskipun statistik menyudutkan para pesaing. Arsenal tetap harus menjaga konsistensi agar keunggulan mereka tidak berkurang drastis di sisa musim.
Tekanan terhadap Manchester City makin besar setelah hasil pertandingan terakhir Arsenal. Namun, peluang masih terbuka bagi semua tim karena musim Liga Primer masih panjang dan penuh persaingan ketat.
