
Transfermarkt baru saja merilis data terbaru terkait perubahan nilai skuad klub Eropa pasca jendela transfer musim dingin. Pergerakan pasar transfer kali ini menciptakan perubahan signifikan pada nilai tim yang dikategorikan sebagai "gempa pasar transfer".
Manchester City menjadi klub dengan peningkatan nilai skuad tertinggi, meningkat €100 juta setelah mendatangkan Semenyo dan Guehi. Dengan nilai skuad total mencapai €1,29 miliar, City kini memimpin sebagai tim paling mahal di Eropa.
Peningkatan Nilai Skuad Terbesar
- Manchester City: +€100 juta, nilai skuad €1,29 miliar
- Galatasaray: Peningkatan signifikan setelah kedatangan Loa Lang dari Napoli
Sebaliknya, Wolverhampton Wanderers mengalami penurunan nilai skuad paling tajam mencapai €76 juta. Hal ini dikarenakan kehilangan pemain penting seperti Larsen, Arias, dan Agbadou.
Penurunan Nilai Skuad Signifikan
- Wolverhampton Wanderers: -€76 juta
- Napoli: Kehilangan pemain seperti Loa Lang dan Lorrenzo Lucca, turun €45 juta
Selain Manchester City dan Wolves, Napoli juga merasakan dampak negatif dengan pelepasan Lorrenzo Lucca ke Nottingham Forest serta Loa Lang ke Galatasaray. Napoli kehilangan nilai skuad sekitar €45 juta.
Sementara itu, Galatasaray justru menguatkan posisi mereka berkat aktivitas transfer agresif. Kedatangan Loa Lang dari Napoli membuat mereka menduduki posisi kedua dalam daftar peningkatan nilai skuad.
Data ini menggambarkan dinamika besar di pasar transfer Eropa yang bukan hanya soal perpindahan pemain, tetapi juga berdampak nyata pada nilai finansial klub. Pemilik dan pengelola klub harus cermat memanfaatkan momen transfer untuk mengoptimalkan nilai aset tim.
Dengan demikian, gelombang transfer musim dingin ini memperlihatkan jelas siapa yang berhasil naik kelas secara nilai pasar dan siapa yang harus berjuang memperbaiki kondisi setelah mengalami penurunan signifikan. Manchester City menjadi contoh kesuksesan dalam memaksimalkan peluang transfer untuk pertumbuhan nilai skuad.





