Manchester United Dekati Akhiri Tantangan ‘No Haircut’ Frank Ilet dengan Langkah Pasti

Michael Carrick dan Manchester United berada satu langkah lagi untuk mengakhiri tantangan viral "no haircut challenge" yang dijalani oleh pendukung setia mereka, Frank Ilett. Jika MU berhasil meraih kemenangan kelima beruntun saat menghadapi West Ham di London Timur, Ilett akan mengakhiri lebih dari 16 bulan tanpa potong rambut sebagai bentuk protes terhadap inkonsistensi tim.

Frank Ilett memulai tantangannya sejak awal Oktober lalu dan telah menumbuhkan rambutnya selama 493 hari. Aksi ini menjadi fenomena media sosial yang mendapatkan lebih dari dua juta pengikut serta dukungan dari beberapa merek perawatan rambut. Carrick mengaku mengetahui tantangan ini dan menganggapnya sebagai hal yang menghibur, meski tidak memengaruhi persiapan tim.

Perjalanan Tantangan Melalui Tiga Manajer

Tantangan Ilett telah berlangsung melewati era tiga manajemen berbeda di MU, yaitu di bawah Erik ten Hag, Rúben Amorim, dan kini Michael Carrick. Selama masa Amorim, tim sempat terpuruk hingga posisi ke-15. Namun, di bawah Carrick, United menunjukkan stabilitas dengan menjadi satu-satunya tim yang tak terkalahkan sepanjang tahun ini dan naik ke peringkat keempat dengan 44 poin.

Dampak Tantangan dan Kontroversi yang Muncul

Popularitas tantangan ini tidak lepas dari kontroversi. Pada September lalu, Ilett mendapat serangan fisik di Old Trafford oleh seorang suporter yang meragukan loyalitasnya. Untuk menjawab kritik tersebut, Ilett mengumumkan akan menyumbangkan rambutnya kepada Little Princess Trust jika MU sukses memenangkan lima pertandingan berturut-turut, guna membantu anak-anak yang sedang berjuang melawan kanker.

Pertandingan Penentuan Melawan West Ham

Laga kontra West Ham yang kini duduk di posisi 18 dengan pertahanan yang rentan menjadi momen krusial. MU diharapkan mampu membungkam perlawanan lawan yang telah kebobolan 48 gol musim ini. Jika berhasil, Ilett akan mengadakan acara pemotongan rambut secara terbuka di Old Trafford sebagai simbol berakhirnya ketidakstabilan performa tim.

Dengan kemenangan ini, Manchester United tidak hanya mengukuhkan tren positif mereka tetapi juga menutup babak penting dalam cerita unik seorang pendukung yang menggabungkan loyalitas dan aktivisme sosial. Penggemar dapat mengikuti perkembangan tantangan ini sebagai cerminan perjalanan MU musim ini.

Berita Terkait

Back to top button