Chivu Tegas Larang Kontak Kasar, Tidak Tunjukkan Simpati pada Kalulu Usai Derby

Cristian Chivu, pelatih Inter Milan, menunjukkan sikap tegas tanpa memberi toleransi kepada Pierre Kalulu usai bek Juventus itu diusir dalam Derby d’Italia. Kalulu menerima kartu merah pada menit ke-42 setelah menarik Alessandro Bastoni dalam situasi yang dianggap Chivu sebagai kesalahan yang bisa dihindari.

Inter Milan meraih kemenangan penting 3-2 di San Siro, memperkokoh posisi puncak mereka di klasemen Serie A dengan keunggulan delapan poin atas AC Milan. Gol penentu dicetak Piotr Zielinski di menit ke-90, melengkapi pertandingan penuh ketegangan dengan lima gol.

Kalulu sudah mendapatkan kartu kuning sebelum pelanggaran tersebut, sehingga pelanggaran ringan yang ia lakukan membuat wasit Federico La Penna langsung mengeluarkan kartu merah. Pelatih Juventus, Luciano Spalletti, memilih tidak berkomentar usai pertandingan, sementara direktur klub Giorgio Chiellini menuntut pengunduran diri wasit.

Dalam wawancara dengan Sky Sport Italia, Chivu mengkritik tindakan Kalulu yang dinilainya ceroboh meski sentuhan itu ringan. Ia menegaskan, “Kalulu adalah pemain berpengalaman dan seharusnya tahu dalam situasi seperti ini, tangan harus dijaga agar tidak menyentuh lawan.”

Chivu mengingatkan pengalamannya saat menangani situasi serupa di Liga Champions, di mana ia selalu menginstruksikan pemain agar tidak memprovokasi keputusan wasit. “Apalagi ketika sudah mendapat kartu kuning, tidak seharusnya tangan ditempelkan pada lawan yang sedang dalam serangan balik cepat,” kata Chivu.

Inter berharap kemenangan ini menjadi titik balik bagi semangat dan mental para pemain. Sebelum pertandingan, Nerazzurri hanya memperoleh satu poin dari empat pertandingan melawan tim papan atas lain seperti Milan, Napoli, dan Juventus. Hal itu menjadi beban psikologis yang cukup berat.

Chivu mengatakan, “Kami mengutamakan performa daripada hasil, tetapi tekanan dari fakta bahwa Inter belum pernah menang melawan klub besar dalam dua tahun terakhir sangat terasa.” Ia memuji determinasi pemain yang mampu menundukkan lawan kuat dan berharap kemenangan ini menghapus blok mental dan fisik yang menghambat tim.

Berikut rincian momen penting dalam pertandingan dan kontroversi kartu merah Kalulu:

1. Kalulu mendapat kartu kuning di babak pertama.
2. Pada menit ke-42, Kalulu menarik Bastoni sehingga wasit mengeluarkan kartu merah.
3. Juventus bermain dengan 10 pemain sepanjang babak kedua.
4. Inter memenangkan pertandingan dengan skor 3-2.
5. Piotr Zielinski mencetak gol kemenangan di masa injury time.

Komentar Chivu dan reaksi dari pihak Juventus memperlihatkan perbedaan pandangan atas keputusan wasit. Namun, pelatih Inter menekankan pentingnya kontrol diri dalam permainan keras yang berisiko meluas menjadi insiden memicu kartu.

Momentum ini dianggap krusial agar Inter dapat tampil lebih percaya diri menghadapi tim-tim besar di Serie A ke depannya. Sikap tegas Chivu juga menyoroti pentingnya disiplin dalam pertempuran sengit di lapangan.

Berita Terkait

Back to top button