Real Madrid meraih kemenangan tipis 1-0 atas Benfica pada babak pertama babak play-off Liga Champions di Estadio da Luz. Vinicius Junior menjadi pencetak gol tunggal dalam laga yang berlangsung panas dan diwarnai insiden rasisme.
Gol spektakuler Vinicius tercipta pada menit ke-50 setelah menyingkirkan Amar Dedić dan melepaskan tendangan melengkung dari dekat sudut kotak penalti. Namun, usaha selebrasi itu langsung tercoreng oleh insiden rasisme yang memaksa pertandingan berhenti selama 10 menit sesuai protokol UEFA.
Setelah gol Vinicius, sang pemain terlihat marah dan sempat duduk di bangku cadangan selama beberapa saat akibat perlakuan buruk dari pemain Benfica, Gianluca Prestianni. Meskipun sempat enggan melanjutkan pertandingan, Vinicius akhirnya kembali dan menyelesaikan sisa laga yang juga diwarnai keluarnya pelatih Benfica, Jose Mourinho, yang mendapat kartu merah.
Real Madrid tampak lambat membuka pertandingan namun mulai membangun serangan lebih agresif pada menit-menit akhir babak pertama. Vinicius hampir membuka skor dengan kesempatan tendangan yang meleset. Dia juga memberikan umpan tumit ciamik kepada Kylian Mbappe, namun striker Prancis itu gagal memanfaatkannya dengan optimal.
Mbappe sempat mendapat peluang emas lain ketika berhasil melewati beberapa pemain di kotak penalti, namun kiper Benfica, Anatoliy Trubin, tampil sigap menepis bola. Bek Benfica juga menahan beberapa tembakan lawan, termasuk upaya Arda Guler yang ditepis ke sudut oleh Trubin saat skor masih 0-0 pada babak pertama.
Usai jeda, gol Vinicius membuka keunggulan Madrid yang membuat tensi pertandingan memanas. Wasit pun menghentikan pertandingan sesaat setelah gol akibat tudingan pelecehan rasial kepada Vinicius dari Prestianni, dan penyelidikan pun dilakukan sesuai aturan UEFA.
Real Madrid mendominasi penguasaan bola setelah gol tersebut dan terus menekan pertahanan Benfica. Vinicius kembali mendapatkan peluang melalui tembakan keras yang ditepis kiper Trubin. Sementara itu, Jose Mourinho terlibat emosi dan menerima dua kartu kuning secara beruntun hingga akhirnya mendapat kartu merah pada lima menit terakhir laga.
Susunan pemain utama Benfica terdiri dari Otamendi, Fredrik Aursnes, Rafa Silva, dan Gianluca Prestianni, sedangkan Real Madrid menurunkan Courtois, Rudiger, Alexander-Arnold, Mbappe, Vinicius Junior, dan Guler. Pertandingan ini menjadi bagian penting dalam penentuan tim yang berhak melaju ke fase grup Liga Champions.
Kemenangan 1-0 Real Madrid di leg pertama ini memberikan modal berharga sebelum laga tandang di leg kedua. Namun, insiden rasisme yang terjadi menambah sorotan dan tekanan bagi para pihak terkait untuk memperkuat langkah antirasialisme di kompetisi bergengsi tersebut.
