Trippier dan Gordon Selesaikan Perselisihan Penalti dengan Damai Setelah Pertandingan

Newcastle meraih kemenangan telak 6-1 atas Qarabag dalam laga tandang. Namun, momen menarik muncul dari perselisihan soal eksekusi penalti antara bek Kieran Trippier dan striker Alexander Gordon.

Dalam wawancara pascalaga bersama CBS Sports, Trippier mengaku sempat berniat mengambil penalti kedua. Dia memberi penjelasan bahwa Gordon memang penendang penalti utama dan sangat ingin mencetak gol.

Gordon mengakui keinginannya untuk mengeksekusi penalti tersebut. Meski terjadi sedikit ketegangan, ia tetap menghargai keputusan tim dan menganggap Trippier sebagai salah satu rekan terdekat yang selalu membantunya sejak bergabung.

Keduanya sepakat bahwa emosi dalam pertandingan kerap tinggi. Gordon tampil luar biasa dengan mencetak empat gol sekaligus, sebuah prestasi yang belum pernah dicapai pemain Newcastle dalam satu laga Eropa.

Trippier menambahkan bahwa kemenangan 6-1 ini merefleksikan performa terbaik mereka musim ini. Tekanan pertandingan tidak menghalangi mereka untuk tampil efisien dan memanfaatkan peluang dengan maksimal.

Kemenangan ini juga membuat Newcastle memiliki catatan sempurna dalam tiga laga tandang terakhir. Gordon menyebut perubahan ini menunjukkan karakter kuat tim yang mampu bangkit dari masa sulit.

Mengenai pencapaian Newcastle lolos ke babak 16 besar Liga Europa, Trippier menegaskan pentingnya dukungan suporter. Ia berterima kasih kepada ribuan penggemar yang bepergian jauh untuk mendukung klub.

Gordon menambahkan bahwa para suporter sangat berjasa dalam motivasi tim. Setelah perjalanan panjang, mereka berharap fans pulang dengan kepuasan melihat hasil positif dari perjuangan tim.

Kedua pemain kini fokus menatap laga selanjutnya, termasuk pertandingan krusial kontra Manchester City. Mereka menegaskan tidak akan memberi ruang untuk kendala dan akan terus berjuang demi kemenangan tim.

Berita Terkait

Back to top button