Gestur Terbaru Trent Alexander-Arnold untuk Diogo Jota Terekam Pasca Kejadian Tragedi

Trent Alexander-Arnold kembali memberikan penghormatan kepada mendiang rekan setimnya di Liverpool, Diogo Jota, lebih dari delapan bulan setelah tragedi kecelakaan maut yang menewaskan Jota dan saudaranya, Andre Silva. Bek kanan Real Madrid itu menampilkan penghormatan khusus pada sepatu sepak bolanya dengan simbol angka 20, nomor punggung Jota saat membela Liverpool.

Kecelakaan tragis yang menimpa Jota dan Andre Silva terjadi pada Juli di wilayah Zamora, Spanyol. Liverpool pun merespon kehilangan ini dengan menarik nomor 20 dari skuad mereka, serta para penggemar masih sering menyanyikan nama Jota pada menit ke-20 selama pertandingan berlangsung sebagai bentuk penghormatan.

Penghormatan di Tingkat Klub dan Komunitas

Tribut berikutnya juga melibatkan para pemain Liverpool lain seperti Virgil van Dijk dan Andy Robertson yang menghadiri pemakaman di Gondomar, Porto. Mereka membawa karangan bunga yang menampilkan nomor punggung Jota dan Silva di klub masing-masing sebagai tanda penghormatan. Pemain asal Portugal seperti Ruben Neves juga ikut memberikan penghormatan di sana.

Setelah berpindah ke Real Madrid, Alexander-Arnold tidak putus memberi penghormatan. Saat kembali ke Anfield sebagai pemain Madrid, ia meletakkan bunga dan pesan emosional bertuliskan “Forever 20,” mengenang Jota sebagai sahabat dekat yang selalu menceriakan suasana.

Simbolisme dan Warisan di Lapangan

Sepatu bola yang dikenakan Alexander-Arnold dalam laga Liga Champions melawan Benfica di Lisbon memperlihatkan angka 20 lengkap dengan simbol tak terhingga. Hal ini menunjukkan penghormatan abadi bagi Jota yang melambangkan warisan dan kenangan yang terus hidup.

Di Liverpool, Alexander-Arnold bermain bersama Jota selama lima musim. Jota sendiri bergabung dari Wolverhampton Wanderers pada September dan menjadi bagian penting dalam keberhasilan Liverpool merebut gelar Premier League musim lalu dengan tampil di 26 pertandingan dan mencetak enam gol.

Penghormatan yang terus dilakukan ini menunjukkan kedalaman hubungan personal serta rasa kehilangan yang dirasakan komunitas sepak bola. Kisah Jota dan penghormatannya melalui tindakan Alexander-Arnold menjadi bukti kuat ikatan yang terbentuk di luar lapangan olahraga.

Berita Terkait

Back to top button