Setelah melalui empat matchday dan dua minggu kompetisi ketat, perebutan delapan slot terakhir menuju babak 16 besar Liga Champions (UCL) telah selesai. Dalam periode ini, sejumlah insiden penting, kemenangan dramatis, dan kontroversi mencuri perhatian penggemar sepak bola.
Prestianni Dihukum Setelah Kasus Penghinaan Rasial
Dalam duel antara Real Madrid dan Benfica, winger Benfica asal Argentina, Prestianni, menjadi sorotan negatif. Ia kedapatan menutupi mulut dengan kaus saat berbicara kepada Vinicius Junior usai Vini mencetak gol penentu pada babak kedua. Vinicius melaporkan kepada wasit adanya penghinaan rasial terhadap dirinya, menyebabkan pertandingan sempat dihentikan selama sekitar 10 menit karena keributan di lapangan. Protokol anti-rasisme UEFA segera diaktifkan, dan setelah penyelidikan, Prestianni dijatuhi sanksi larangan bermain satu laga dan dipastikan absen pada leg kedua babak play-off.
Real Madrid menegaskan sikap tanpa toleransi terhadap segala bentuk rasisme dengan mengajukan laporan resmi kepada UEFA lengkap dengan bukti rekaman dari dalam dan luar pertandingan. Di hadapan sekitar 80.000 pendukung di stadion Santiago Bernabeu, Vinicius tampil gemilang dengan gol krusial pada menit ke-80 yang memastikan Real Madrid melaju ke babak berikutnya. Tim asuhan Carlo Ancelotti akan menunggu pemenang antara Manchester City dan Sporting CP sebagai lawan selanjutnya.
Atalanta Melakukan Kebangkitan Dramatis
Atalanta berhasil membalikkan keadaan melawan Dortmund dengan agregat 4-3 dan menunjukkan semangat juang luar biasa. Meski sempat kebobolan dua gol dalam laga tandang di Signal Iduna Park, Atalanta memaksimalkan kekuatan tim dan ketelitian dalam laga kandang. Kesalahan clearance Bensebaini membuka peluang emas Scamacca untuk mencetak gol pembuka. Disusul oleh gol-gol dari Zappacosta lewat tembakan jarak jauh, sundulan Pasalic yang tetap berbuah gol walaupun mendapat kontak fisik, serta penalti pada injury time oleh Samardzic.
Dengan keberhasilan ini, Atalanta berpotensi menghadapi Arsenal atau Bayern Munchen di babak selanjutnya, menegaskan posisi mereka sebagai tim yang patut diperhitungkan.
Rangkuman Hasil Play-Off Liga Champions
Berikut ini hasil penting babak play-off yang menentukan tim-tim tersisa di babak 16 besar:
- Real Madrid 3-1 Benfica (agregat)
- Atalanta 4-3 Dortmund (agregat)
- Bodø/Glimt 5-2 Inter Milan (agregat)
- Galatasaray 7-5 Juventus (agregat)
- Paris Saint-Germain 5-4 Monaco (agregat)
- Atlético Madrid 7-4 Club Brugge (agregat)
- Newcastle United 9-3 Qarabağ (agregat)
- Bayer Leverkusen 2-0 Olympiakos (agregat)
Tim-tim besar seperti Juventus dan Inter Milan harus menerima kegagalan dramatis, sementara klub seperti Bodø/Glimt dan Galatasaray menunjukkan kekuatan mengejutkan. PSG dan Atletico menampilkan mental baja untuk lolos dengan skor ketat.
Babak 16 besar Liga Champions akan semakin menarik dengan deretan tim kuat yang bertarung. Real Madrid beserta Vinicius Junior akan menghadapi ujian berat, begitu pula Atalanta yang kini tampil lebih percaya diri. UEFA terus menjaga integritas kompetisi lewat tindakan tegas terhadap insiden diskriminasi. Kompetisi kini memasuki fase puncak dengan harapan pertarungan seru dan adil bagi semua peserta.
