Klub Sepakati Perluasan Play-off Championship dari 4 ke 6 Tim Mulai Musim Depan

Perubahan besar akan terjadi pada format play-off Championship mulai musim depan. Klub-klub menyetujui untuk memperluas jumlah tim yang berpartisipasi dari empat menjadi enam tim.

EFL mengumumkan keputusan ini setelah pertemuan semua klub pada hari Kamis. Dengan format baru, tim yang finis di posisi ketujuh dan kedelapan akan mendapatkan kesempatan masuk play-off.

Tim posisi kelima dan keenam akan melawan tim ketujuh dan kedelapan melalui pertandingan tunggal eliminasi. Pemenang eliminasi ini akan melaju ke semi-final dua leg yang melibatkan tim posisi ketiga dan keempat.

Trevor Birch, CEO EFL, menyambut baik perubahan ini dengan mengatakan bahwa play-off telah menjadi sorotan penting kalender sepakbola domestik sejak diperkenalkan pada musim 1986/87. Ia meyakini bahwa format baru akan memperkuat persaingan Championship dan memberi peluang lebih luas bagi klub dan pendukungnya untuk meraih promosi.

Sunderland, juara play-off musim lalu, diperkirakan meraih tambahan pendapatan minimal £200 juta setelah promosi ke Liga Primer. Final play-off Championship dikenal sebagai pertandingan tunggal paling menguntungkan di dunia sepakbola.

Dengan perluasan format ini, peluang mendapatkan keuntungan besar dari promosi kini dapat diraih oleh lebih banyak klub. Penambahan tim di play-off memberikan kesempatan lebih besar bagi klub-klub yang sebelumnya mungkin tidak lolos.

Berikut mekanisme format play-off yang baru:

1. Tim posisi 5 bertanding melawan posisi 8 dalam pertandingan eliminasi tunggal.
2. Tim posisi 6 bertanding melawan posisi 7 dalam pertandingan eliminasi tunggal.
3. Pemenang eliminasi melaju ke semi-final dua leg menghadapi posisi 3 dan 4.
4. Pemenang semi-final melaju ke final play-off untuk memperebutkan promosi.

Format ini akan mulai diterapkan pada musim yang dimulai pada bulan Agustus mendatang. Langkah ini diharapkan meningkatkan kompetisi serta nilai komersial Championship secara signifikan.

Dengan perluasan tersebut, lebih banyak klub berpeluang merasakan ketegangan dan keuntungan promosi ke Liga Primer. EFL berharap perubahan ini bisa mengangkat daya tarik serta keseimbangan persaingan di Championship.

Berita Terkait

Back to top button