
Federasi Sepak Bola Senegal (FSF) menyatakan penolakannya terhadap keputusan luar biasa yang dikeluarkan oleh Dewan Banding Konfederasi Sepak Bola Afrika (CAF). Keputusan tersebut berhubungan dengan kasus nomor DC23316 terkait pertandingan final Piala Afrika antara Senegal dan Maroko di turnamen AFCON yang berlangsung di Maroko.
Pada 17 Maret, Dewan Banding CAF membatalkan putusan dari Dewan Disiplin CAF dengan alasan hak untuk didengar dari pihak Maroko tidak dipenuhi dalam proses awal. Dewan Banding menyatakan bahwa FSF melanggar Pasal 82 dan 84 dari regulasi Piala Afrika, sehingga pertandingan dinyatakan kalah oleh FSF dengan skor 3-0 untuk kemenangan Maroko.
FSF menganggap keputusan ini tidak adil dan belum pernah terjadi sebelumnya, yang dinilai merusak citra sepak bola Afrika. Mereka menegaskan akan mengajukan banding ke Pengadilan Arbitrase Olahraga (CAS) di Lausanne untuk membela hak dan kepentingan sepak bola Senegal.
Untuk memperjelas posisi FSF, mereka menegaskan komitmen kuat terhadap integritas dan keadilan olahraga. FSF juga berjanji akan terus menginformasikan publik mengenai perkembangan proses banding ini.
Point Penting Keputusan Dewan Banding CAF
- Membatalkan putusan Dewan Disiplin CAF terkait kasus FSF-Maroko.
- Menyatakan banding dari Federasi Maroko dapat diterima.
- Menilai FSF melanggar regulasi Piala Afrika Pasal 82 dan 84.
- Menghukum FSF kalah dengan skor 3-0 dan memenangkan Maroko.
Langkah berikutnya dari FSF adalah mengajukan banding ke CAS sebagai upaya terakhir agar keputusan ini dapat ditinjau ulang. Proses ini akan menjadi penting untuk menjaga kredibilitas dan keadilan dalam turnamen sepak bola Afrika.





