
Newcastle tengah bersiap menghadapi persaingan transfer besar untuk gelandang mereka, Sandro Tonali, yang nilainya diperkirakan mencapai €100 juta. Klub asal Inggris itu tidak berencana melepas pemain asal Italia tersebut dengan mudah dan berpotensi memasang harga tinggi untuk mempertahankannya.
Juventus menjadikan Tonali sebagai target utama mereka pada bursa transfer musim panas. Namun, selain Juventus, dua klub besar Manchester, Manchester United dan Manchester City, juga menunjukkan minat serius terhadap Tonali, menambah ketatnya persaingan mendapatkan jasa pemain berusia muda ini.
Newcastle sempat memboyong Tonali dengan harga sekitar €70 juta pada Januari lalu. Kini, dengan performa gemilangnya, mereka siap menaikkan tawaran minimal hingga €100 juta untuk melepasnya. Harga tersebut diprediksi akan sulit dijangkau oleh Juventus, meskipun Tonali dikabarkan terbuka untuk kembali bermain di Italia.
Kemungkinan besar, jika Tonali benar-benar pindah, perpindahan ke klub Premier League lain dianggap lebih realistis. Hal ini akan menjadi keuntungan finansial bagi Newcastle, apalagi kedua klub Manchester dan Arsenal disebut-sebut sebagai kandidat kuat pembeli.
Sejauh ini, Arsenal belum dipastikan akan ikut dalam perburuan serius. Sedangkan Manchester United dan Manchester City sudah mulai melakukan pendekatan dengan pemain dan timnya. Mereka juga tengah bersiap merancang tawaran awal dalam negosiasi transfer yang potensial.
Situasi bertambah rumit karena Manchester United dan Manchester City sama-sama tertarik pada Elliot Anderson, pemain Newcastle lainnya. Informasi dari sumber di Etihad Stadium menyebutkan City makin optimis bisa mendapatkan Anderson. Namun, bukan tidak mungkin mereka akan mencoba merekrut Tonali juga.
Newcastle dapat memiliki posisi tawar lebih baik dalam negosiasi ini. Klub ini diinformasikan tertarik menambah skuad dengan mendatangkan pemain dari klub seperti Manchester City. Pertukaran pemain atau kesepakatan khusus dapat menjadi bagian dari strategi mereka di bursa transfer musim panas nanti.
Kegagalan Newcastle lolos ke Liga Champions setelah kalah telak dari Barcelona pada pertandingan yang baru lalu, membuat klub harus berpikir ulang soal rencana musim panas. Tantangan finansial menuntut mereka untuk lebih fleksibel di pasar transfer jika ingin mempertahankan daya saing di kompetisi musim depan.





